Menyambut dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, SMK Negeri 4 Sampit melaksanakan kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh murid dan guru lintas jurusan.
Kegiatan ini menjadi cerminan kesiapan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, tertata, serta mendukung proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas.
Gotong royong tersebut diikuti oleh peserta didik dan tenaga pendidik dari seluruh jurusan yang ada di SMK Negeri 4 Sampit, yaitu Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Agribisnis Pengolahan Hasil Pangan (APHP), Akomodasi Perhotelan (AP), serta Usaha Layanan Pariwisata (ULP).
Keterlibatan seluruh jurusan menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan dalam mendukung perkembangan sekolah.
Sejak pagi hari, antusiasme terlihat jelas dari semangat para siswa yang bekerja secara berkelompok bersama guru pendamping masing-masing jurusan.
Seluruh penjuru sekolah dibersihkan secara menyeluruh, mulai dari halaman, ruang kelas, ruang praktik, laboratorium, hingga area fasilitas umum.
Gulma dan rumput liar yang tumbuh di sekitar lingkungan sekolah dicabut dan dirapikan, sementara selokan-selokan dibersihkan dari sampah dan endapan tanah guna memastikan sistem perairan got tetap berjalan lancar dan tidak menimbulkan genangan.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik.
Melalui kerja sama lintas jurusan, siswa dilatih untuk bertanggung jawab, disiplin, peduli terhadap lingkungan, serta mampu bekerja dalam tim.
Hal ini sejalan dengan visi SMK Negeri 4 Sampit dalam mencetak peserta didik yang unggul, berkarakter, dan memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya.
SMK Negeri 4 Sampit dikenal sebagai sekolah vokasi yang memiliki peserta didik unggul dan berkompetensi. Setiap jurusan membekali siswa dengan keterampilan praktis, sikap profesional, serta pengalaman nyata yang relevan dengan dunia kerja dan dunia usaha.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti bahwa selain kompeten secara keahlian, peserta didik SMK Negeri 4 Sampit juga memiliki kepedulian sosial dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah.
Kepala SMK Negeri 4 Sampit, Rusliharyanti, mengapresiasi keterlibatan aktif seluruh warga sekolah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, gotong royong menjadi bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang positif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta didik SMK Negeri 4 Sampit tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian masing-masing jurusan, tetapi juga memiliki sikap tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Inilah karakter yang kami bangun dan perkuat di sekolah,” ujar Rusliharyanti pada Jum’at, 9 Januari 2026.
Ia menambahkan, lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman akan memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa serta kualitas pembelajaran.
“Dengan lingkungan yang tertata dan kondusif, kami berharap pelaksanaan KBM semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 dapat berjalan lebih optimal. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam menciptakan lulusan yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing,” tambahnya.
Melalui kegiatan gotong royong ini, SMK Negeri 4 Sampit menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya fokus pada penguasaan kompetensi teknis sesuai jurusan, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik.
Sinergi antara siswa dan guru menjadi fondasi penting dalam mendukung kemajuan sekolah serta menciptakan generasi muda yang unggul, kompeten, dan berdaya saing.

