banner 130x650

Ratusan Guru Honorer Madina Tidak Masuk Penerimaan PPPK, datangi DPRD dan Kantor Bupati Madina

Ratusan

Ratusan guru honorer yang dinyatakan tidak masuk dalam seleksi PPPK yang baru diumumkan pekan silam oleh Pemkab Madina hari ini mendatangi gedung DPRD dan Kantor Bupati Madina di kompleks Perkantoran Pemkab Madina Paya Loting Panyabungan.

Mereka melakukan long marhc dari Mesjid Agung Nur Ala Nur lebih kurang sejauh 1 Km ke kantor Bupati Madina .sambil meneriakkan yel yel ” kembalikan hak kami, batalkan pengumuman seleksi PPPK “, dan lainnya. Mereka dengan semangat menggelar orasi di gedung DPRD Madina .

Secara bergantian massa melakukan orasi, mereka antara lain menjelaskan adanya pengurangan nilai dan pertambahan nilai dari peserta. Ada yang nilai CAT-nya tinggi setelah ditambahi dengan nilai SKKT oleh instansi dilingkungan Pemkab Madina akhirnya mengalami pengurangan dalam jumlah signifikan dan dinyatakan kalah.

Sebaliknya, ada yang nilai CAT-nya rendah setelah ditambahi nilai SKKT menjadi tinggi dan dinyatakan lulus sebagai PPPK.

BACA JUGA :  Pisah Sambut Kapolres, Bupati Madina Sebut Banyak Kenangan Yang Tak Bisa Dilupakan

Ironisnya menurut mereka dalam orasinya, tidak pernah dilaksanakan ujian SKKT itu.” Bagaimana mereka orang dinas pendidikan dan BKD Madina bisa memberikan nilai bagi kami, sementara warna rambut kami saja mereka tidak tahu “. Ujar salah seorang demonstran dalam orasinya berurai air mata.

DPRD Madina Janjikan Membantu

Kehadiran ratusan guru honorer yang dinyatakan kalah dalam seleksi penerimaan PPPK itu disambut ketua DPRD Madina H.Erwin Efendi Lubis,SH dan sejumlah anggota dewan antara lain H.Nis’ad Sidik Nasution selaku ketua Komisi IV DPRD Madina , Sobir Lubis,SH , Arsidin Batubara,SE, ME.wakil ketua DPRD Madina Erwin Efendi Nasution,SH,danlainnya.

Melalui ketua DPRD Madina H.Erwin Efendi Lubis,SH ,DPRD Madina berjanji akan membantu guru honorer dalam menyelesaikan persoalan dimaksud.

“Segera kami akan panggil dinas terkait dalam proses penerimaan PPPK ini untuk rapat dengar pendapat.yakinlah bapak ibu guru sekalian.hari ini kami juga sudah mengumpulkan sejumlah dokumen terkait hal ini,” kata Erwin Lubis.

BACA JUGA :  Wabup Madina Pimpin Rapat Sub PIN di Aula Kantor Bupati

Usai mendapat sambutan dari Ketua DPRD , massa bergerak menuju kantor bupati Madina.

Latif Lubis sudah sampai di BKN

Sementara itu, lewat statusnya yang dibagikan kepada penulis, salah seorang aktifis Latif Lubis hari ini Rabu,(27/12) dalam misinya mencari keadilan bagi ratusan guru honorer yang dinyatakan kalah dalam penjaringan PPPK di Madina telah menjadi salah seorang tamu di kantor BKN di Jakarta.

Dalam satu dialog, dia menjelaskan kalau persoalan ini sudah masuk dalam kategori kejahatan terhadap kemanusiaan, ada banyak kejanggalan ditemukan.

“Karena itu, kita harus bela mereka dalam mendapatkan keadilan dan kemanusiaa dimaksud,”ujar Latif Lubis.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca