Menyikat gigi merupakan salah satu cara menjaga kesehatan mulut dan bagian penting dari gaya hidup sehat yang sering kali diabaikan. Aktivitas menyikat gigi bukan hanya soal menjaga napas tetap segar, tetapi juga mencegah berbagai penyakit seperti gigi berlubang, radang gusi, hingga masalah kesehatan yang lebih serius.
Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami seberapa sering seharusnya menyikat gigi dalam sehari untuk mendapatkan manfaat optimal.
Pertanyaan “berapa kali idealnya kita harus menyikat gigi dalam sehari?” sering muncul di tengah masyarakat. Jawaban atas pertanyaan ini penting untuk diketahui agar kita tidak sekadar menyikat gigi asal-asalan, tapi juga dengan frekuensi yang benar.
Nah berapa frekuensi menggosok gigi yang dianjurkan oleh para ahli, waktu terbaik untuk melakukannya, serta tips menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh.
Idealnya, gosok gigi dilakukan dua kali sehari, yaitu:
Setelah sarapan pagi
Sebelum tidur malam
Ini adalah anjuran yang direkomendasikan oleh banyak dokter gigi dan organisasi kesehatan seperti American Dental Association (ADA). Tujuannya adalah:
- Menghilangkan sisa makanan dan plak yang menempel di gigi.
- Mencegah gigi berlubang, bau mulut, dan penyakit gusi.
- Menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan
Tambahan Penting:
Jangan langsung menyikat gigi setelah makan makanan atau minuman asam (seperti jeruk, kopi, soda), karena bisa merusak enamel. Tunggu sekitar 30 menit.
Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Jangan menyikat gigi terlalu keras agar tidak merusak gusi dan enamel.
Kalau kamu ingin menjaga kebersihan mulut lebih optimal, bisa juga menambahkan:
- Berkumur dengan obat kumur
- Membersihkan lidah
- Menggunakan benang gigi (dental floss) sekali sehari.