Site icon MentayaNet

Perang Lawan Sabu & Pencuri Sawit, Kades Terawan Tegas Tidak Ada Kompromi Bagi Pelaku

Perang Lawan Sabu

Foto : Ilustrasi.

Kepala Desa Terawan, Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan, Wahyudinor, S.E., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan Desa Terawan bersih dari narkoba dan aksi pencurian Tandan Buah Segar kelapa sawit.

Menyikapi maraknya kasus tersebut, Pemerintah Desa Terawan bersama BPD dan masyarakat menyatakan sikap tegas dan tanpa kompromi sebagai upaya memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.

Wahyudinor mengatakan, hasil rapat koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat menyepakati bahwa peredaran narkoba dan pencurian TBS sudah berada pada tingkat yang mengancam keamanan, ketertiban, dan masa depan warga. Karena itu harus ditindak keras dan terukur.

Menurutnya, peredaran sabu menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya kriminalitas, termasuk pencurian TBS. Karena itu, pemberantasan narkotika menjadi prioritas bersama.

“Pemerintah Desa bersama masyarakat akan memperketat pengawasan, memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, dan melakukan langkah nyata di lapangan untuk memutus rantai pencurian dan peredaran narkoba,” tegas Wahyudinor, Senin 28/4/2026.

Lebih lanjut ia menegaskan, pernyataan ini bukan sekadar imbauan, melainkan peringatan keras. Siapa pun yang terlibat pencurian TBS maupun peredaran sabu di Desa Terawan akan ditindak tanpa kompromi.

“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di desa ini. Kami berdiri bersama masyarakat untuk membersihkan desa dari segala bentuk tindakan yang merusak. Ini langkah bersama untuk melindungi warga, menjaga stabilitas ekonomi, dan menyelamatkan generasi muda dari pengaruh buruk,” ungkapnya.

Kades Terawan mengajak Warga Berani Lapor, Jangan Lindungi Pelaku. Melalui pernyataan bersama ini, Pemerintah Desa Terawan mengajak seluruh masyarakat bersatu, berani melapor, dan tidak melindungi pelaku dalam bentuk apa pun.

“Desa Terawan harus bersih dari pencurian dan narkotika. Tidak ada tawar-menawar lagi,” pungkas Wahyudinor.

Exit mobile version