Site icon MentayaNet

Kecamatan Mentaya Hilir Utara Pamer Kreativitas Kuliner Warisan Budaya Dayak Menggoda

Mentaya Hilir Utara

Foto : Kecamatan Mentaya Hilir Utara Pamer Kreativitas Kuliner Warisan Budaya Dayak Menggoda

Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) tampil penuh semangat dalam lomba masak khas Dayak yang digelar oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kegiatan ini menjadi ajang yang sempurna untuk menampilkan kreativitas kuliner tradisional sekaligus memperkenalkan budaya Dayak kepada generasi muda.

Lomba masak kali ini menampilkan beragam masakan khas Dayak yang sarat tradisi dan cita rasa yang mengingat masakan nenek moyang khas daerah.

Dari ayam panggang bumbu rimbang, ikan sungai masak asam pedas, hingga ulam khas Dayak yang disajikan dengan sambal matah lokal, setiap hidangan mengandung rempah-rempah alami dan teknik memasak tradisional yang diwariskan turun-temurun.

Aroma khas dan tampilan masakan yang autentik mencuri perhatian pengunjung, sementara cara penyajian yang kreatif menegaskan keunikan budaya kuliner Dayak.

Tim MHU yang terdiri dari PPK Kecamatan, PKK Desa Bagendang Tengah, anggota Lembaga Kedamangan, dan Batamad Kecamatan, bekerja kompak dan energik.

Tersorot MentayaNet, mereka tidak hanya memasak, tetapi juga memperlihatkan keakraban, kebersamaan, dan semangat menjaga warisan budaya leluhur.

Camat Mentaya Hilir Utara, Muslih, menekankan pentingnya lomba ini untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di masyarakat.

“Partisipasi kami dalam lomba masak khas Dayak bukan sekadar ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan budaya kepada generasi muda sekaligus memperkuat kebersamaan di masyarakat,” ujarnya pada Sabtu, 29 November 2025.

Sementara itu, Ketua TP-PPK Mentaya Hilir Utara, Fitriah, menambahkan, “Kami bangga bisa berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas kuliner khas Dayak.Kegiatan ini bukan hanya melestarikan budaya, tetapi juga mempererat kerja sama antaranggota tim dan masyarakat. Semoga generasi muda semakin mencintai warisan leluhur melalui kegiatan seperti ini.”

Muslih menegaskan melalui kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun. Semakin sering budaya kita tampil, semakin kuat pula identitas masyarakat Dayak. Generasi muda perlu merasakan langsung dan mencintai warisan leluhur, bukan hanya sekadar menontonnya.

Selain lomba masak, acara ini diramaikan dengan tarian tradisional, musik khas Dayak, dan bazar UMKM yang menampilkan produk lokal.

Para pengunjung tampak antusias menyaksikan penampilan seni dan mencicipi masakan khas, menciptakan suasana hangat dan meriah.

“Dengan kreativitas, kerja sama, dan antusiasme tinggi, Kecamatan Mentaya Hilir Utara menunjukkan bahwa pelestarian budaya Dayak bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat identitas lokal di era modern,” tutup Camat MHU.

Exit mobile version