banner 130x650

Akibat Kurang Pengawasan, Seorang Anak Meninggal Tenggelam di Pantai Ujung Pandaran

Akibat

Akibat kurang pengawasan dari orang dewasa, seorang anak tenggelam dan ditemukan telah meninggal dunia pada saat tengah berwisata di Pantai Ujung Pandaran Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Hari Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Kejadian terjadi kemarin sekitar pukul 14.00 WIB dan telah ditemukan pada sekitar pukul 18.00 WIB. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dan tidak dapat diselamatkan lagi,” kata Kepala BPBD Kotim, Multazam, 13 April 2024.

Menurut informasi yang didapatkan korban tenggelam tersebut merupakan perempuan berkisar umur delpan tahun. Diketahui juga korban merupakan salah satu warga Jalan Iskandar Sampit yang tengah berlibur dan berwisata di Pantai Ujung Pandaran bersama dengan keluarganya.

BACA JUGA :  Pemkab Kotim Lakukan Reformasi Dalam Perizinan Berusaha Melalui Sistem OSS

Dari keterangan beberapa saksi, korban tengah berada di pantai sambil mencari karang. Korban baru diketahui ketika orang tuanya mencari. Pencarian terus dilakukan oleh pihak keluarga dan warga setempat. Tubuh korban kemudian ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB.

Warga sempat memberikan pertolongan dengan mengangkat korban dengan posisi kepala diarahkan ke bawah dengan tujuan agar air yang masuk ke tubuh korban bisa keluar. Korban juga sempat dilarikan ke puskesmas terdekat setempat.

Akibat dari kejadian tersebut, BPBD Kotim mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berwisata di Pantai Ujung Pandaran, terutama pengawasan kepada anak-anak yang sedang bermain di dekat pantai.

BACA JUGA :  Bupati Kotim Minta RSUD dr Murjani Sampit Dapat Meningkatkan Pelayanan

“Kami sangat berharap peran orang tua atau orang dewasa serta kepada seluruh pengunjung yang berwisata di Ujung Pandaran, untuk dapat melakukan pengawasan terhadap anak-anak di area wisata Ujung Pandaran,” tegasnya.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca