banner 130x650

Bupati Kotim Beri Klarifikasi Terkait Wisata Memancing Buaya

Bupati

Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Halikinnor menjelaskan terkait rencananya untuk merealisasikan wisata buaya yang pada saat ini rencananya tersebut menuai beragam tanggapan di masyarakat Kotim.

“Dimedia sosial banyak yang salah memahami. Wisata ini bukan berarti kita memancing buaya, kita tangkap, lalu dipotong dan dagingnya dibagikan. Bukan seperti itu. Ini wisata memberi makan buaya langsung dari habitatnya,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, Rabu 10 Januari 2024.

Dirinya juga sudah memperkirakan beberapa pertimbangan untuk wisata buaya tersebut. Tujuannya untuk konservasi atau penyelamatan, sekaligus memanfaatkannya menjadi peluang untuk destinasi wisata baru. Di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut, terdapat populasi buaya. Ada buaya muara dan buaya capit atau senyulong.

BACA JUGA :  Plang Sanksi Adat Diabaikan, Sampah Berserakan Timbulkan Bau Tak Sedap
Bupati
Photo : Ilustarsi

Halikinnor mengatakan bahwa ide wisata buaya tersebut yaitu untuk konservasi atau pelestarian. Karena dengan wisata memberi makan buaya, maka kecemasan terhadap buaya yang menyerang manusia bisa dikelola untuk mendatangkan mantaat, bahkan bisa menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

Dirinya juga berharap cara tersebut dapat menggiring habitat buaya untuk dilokalisir di kawasan tertentu yang jauh dari permukiman sehingga potensi konflik dengan manusia bisa semakin berkurang. Seperti contoh wisata Orang Utan di Taman Nasional Tanjung Puting. Populasi langka orang utan dapat dikelola dan dijadikan destinasi wisata dengan baik.

BACA JUGA :  Resmi Dibuka! 60 Pedagang Ramaikan Pasar Ramadhan di Taman Kota Sampit

Pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran untuk operasional pengelolaan wisata buaya jika memang rencana tersebut disetujui. Wisatawan akan bisa berkunjung untuk dapat merasakan sensasi memberi makan buaya langsung di habitatnya di alam bebas.

Dirinya sangat berharap masyarakat turut mendukung sektor pariwisata karena dampaknya akan sangat luas bagi perekonomian daerah. Wisatawan yang datang akan mengeluarkan uangnya di Kotawaringin Timur untuk transportasi, konsumsi, hotel, hiburan, oleh-olen dan lainnya.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca