banner 130x650

Dorong Milenial Kotim Geluti Dan Kembangkan Sektor Pertanian

Pertania
Photo : Ilustrasi dari Sektor Pertanian

Sektor pertanian Kotim diharapkan andil generasi milenial turut didalamnya. Modern alat mesin pernaian (alsintan) saat ini membuat kalangan pemuda juga turut menggeluti sektor yang sangat menjanjikan ini.

Anggota Komisi II DRPD Kotawaringin Timur (Kotim), Hj Darmawati, mengharapkan agar kalangan pemuda atau julukan kaum milenial di Kotim, juga melibatkan diri untuk terjun ke bidang sektor pertanian, karena sangat berpotensi untuk usaha jangka panjang.

“Kita mendorong para pemuda untuk terjun ke dunia pertanian bukan tanpa alasan, selain sangatlah menguntungkan bertani juga memiliki propek jangka panjang, karena ini menyangkut kebutuhan pokok masyarakat yang tidak berkesudahan, jadi jangan ragu,” kata Darmawati pada Sabtu, 03 September 2022.

BACA JUGA :  Wakil Ketua I DPRD Kotim : Saatnya Milenial Terjun ke Desa

Baca Juga : Perusahaan Besar Bongkar Muat CPO Ditegaskan Jaga Kebersihan

Disebutkan Politisi Partai Golkar ini, profesi petani apabila benar-benar ditekuni dan dikelola dari hasil keilmuan yang benar, maka hasilnya akan jauh lebih sempurna, sehingga bisa mengalahkan penghasilan seorang karyawan perkebunan kelapa sawit atau bahkan PNS sekalipun.

kotim
Photo : Ilustrasi dari hasil pertanian di Kotim, budidaya kebun nanas

“Kalau bertani dengan keilmuan, misalnya jebolan insinyur pertanian, pastinya tinggal menerapkan ilmunya diawal dan setelah berkembang bisa saja memiliki karyawan, karena sudah banyak buktinya, dalam 3 bulan saja, bisa meraup penghasilan hingga ratusan juta disebuah bidang tanah yang hanya satu hektar saja,” tukasnya.

BACA JUGA :  Ketua Komisi I DPRD Kotim : Jaga Generasi Muda Kita dari Narkoba

Ia menekankan, sudah banyak contoh para anak muda yang berhasil sukses menggeluti usaha dibidang pertanian, bahkan saat ini sudah menjadi juragan di Kotim.

Hal ini menurutnya patut dijadikan contoh kepada kaum melenial yang saat ini masih bingung mencari solusi hidup jangka panjang.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca