Anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaribgin Timur (Kotim) Sihol Parningotan Lumban Gaol mengatakan, pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah ini perlu mendapat perhatian lebih.
Ia menyebutkan masih banyak infrastruktur pendidikan di wilayah Kotim yang kurang diperhatikan, seperti ketersediaan ruang belajar atau kelas.
“Masih banyak anak-anak yang mau sekolah, namun ketersediaan ruang belajar di sekolah-sekolah kebanyakan sudah overkapasitas,” ujarnya, pada Rabu 14 Maret 2023.
Baca Juga :
Dewan Sarankan Pemda Kotim dan Pihak Pengembang Kolaborasi Atasi Penerangan Jalan
Salah satu contoh yang menjadi perhatiannya ialah Sekolah Dasar (SD) di wilayah dapilnya Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Yakni di SDN 7 Ketapang, yang berada di Sawit Raya memiliki 12 rombongan belajar, namun hanya tersedia 7 kelas saja saat ini. Sehingga peserta didik harus bergantian demi kelancaran proses belajar mengajar.
Tentunya kondisi itu perlu pembangunan SD di wilayah tersebut, agar masalah overkapasitas sekolah teratasi dan kegiatan belajar mengajar berjalan lancar.
Tidak hanya itu, masalah zonasi dalam penerimaan siswa baru juga menjadi sorotannya. Sangat penting untuk pemerintah daerah ini memperhatikan sulitnya siswa untuk diterima sekolah karena jarak yang jauh.
“Sangat mendesaknya perlu pembangunan sekolah-sekolah baru untuk menampung anak sekolah yang jaraknya dari rumah tinggalnya sangat jauh,” ujarnya.
Program wajib belajar 9 tahun tentu menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda) dan menjadi sebuah kewajiban untuk menyediakan fasilitas pendidikan itu.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.