banner 130x650

Gubernur Kalteng Gelar Rapat Koordinasi Kartu Huma Betang Sejahtera

Gubernur
Foto : Gubernur Kalteng Gelar Rapat Koordinasi Kartu Huma Betang Sejahtera bersama seluruh OPD di Kalteng (Kharisma)

Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang merupakan program kerja yang di cetus oleh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2019-2024 yakni H Agustiar Sabran dan Edy Prastowo meluncurkan kartu Huma Betang sebagai bantuan sosial bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang membutuhkan.

Kegiatan peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera diikuti serentak oleh seluruh perangkat daerah di Kalimantan Tengah secara hybrid pada Rabu, 25 Februari 2026. Jumlah penduduk di Kalimantan Tengah yang menerima bantuan sebanyak 252.934 ribu penduduk.

Kartu Huma Betang Sejahtera ini merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam bentuk tunai dan atau non-tunai kepada masyarakat yang tidak mampu yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, serta mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam rapat hibrid yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran menerangkan bahwa masyarakat yang mempunyai Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) mempunyai manfaat yang luar biasa dan diminta dapat digunakan dengan hal yang bermanfaat.

BACA JUGA :  Harris Resmi Mundur Sebagai Ketua PWI Kalteng

“Melalui Kartu Huma Betang Sejahtera untuk masyarakat Kalimantan Tengah, agar dapat menerima program yang diunggulkan dalam membantu menyejahterakan masyarakat agar dapat mencukupi kebutuhan dapur,” ucap H Agustiar Sabran pada Rabu, 25 Februari 2026.

Gubernur
Foto : Launching kartu huma betang sejahtera pada 20/02/2026 lalu (ist)

Diketahui bantuan pangan huma betang yang berisikan bahan pangan senilai Rp150.000,- / Kepala Keluarga penerima manfaat Perum Bulog seperti Beras premium 5kg, Minyak goreng 1 liter dan Gula pasir 1 kg serta mendapatkan uang tunai senilai Rp300.000,- / Kepala Keluarga.

“Pemprov menyiapkan 300 ribu KHBS untuk didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat. Program ini menerapkan skema satu kartu untuk satu keluarga dan ditargetkan seluruhnya tersalurkan sebelum hari raya Idulfitri 2026,” harapnya.

Dalam pendistribusian, Pemprov menggandeng relawan Kartu Huma Betang yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

BACA JUGA :  Supian Hadi Berpengalaman dan Punya Kapasitas Untuk Menjadi Gubernur Kalteng 2024

Program ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi keluarga, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat di wilayah pelosok.

“Karena Kesejahteraan adalah hak seluruh warga, dan Kalteng yang maju dimulai dari masyarakat yang sejahtera. Saya minta selama kartu belum dibagikan, jangan ada warga Kalteng yang menjadi provokator apalagi ribut di media sosial,” tegasnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca