banner 130x650

Jurusan APHP SMK Negeri 4 Sampit Kembangkan Produk Unggulan Manisan Nenas (MANAS) Berbasis Potensi Lokal

SMK Negeri 4 Sampit
Foto : Siswa kelas X APHP yang belajar membuat produk unggulan

Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 4 Sampit terus menunjukkan eksistensinya sebagai jurusan vokasi yang produktif dan inovatif.

Salah satu produk unggulan yang berhasil dikembangkan adalah Manisan Nenas (MANAS), cemilan buah kering berbahan dasar nenas madu yang diolah secara higienis, sehat, dan bernilai jual.

MANAS diproduksi dengan memanfaatkan nenas madu pilihan sebagai bahan baku utama. Dalam satu kali proses produksi, sekitar 30 buah nenas mampu menghasilkan kurang lebih 1 kilogram manisan kering siap konsumsi.

Proses pengolahan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan, pengupasan, pemotongan, pemasakan, hingga pengeringan dengan teknik khusus untuk menjaga kualitas rasa dan tekstur.

Guru Produktif jurusan APHP SMK Negeri 4 Sampit, Heri Susanto, menjelaskan bahwa MANAS merupakan hasil pembelajaran praktik yang dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi riil di bidang pengolahan hasil pertanian sekaligus kewirausahaan.

SMK negeri 4 sampit
Foto : Hasil produk Manisan Nenas (MANAS) yang sudah mengering dan siap di perjual belikan (Kharisma)

“Manisan Nenas ini kami kembangkan sebagai produk unggulan jurusan. Prosesnya menggunakan pengawetan alami tanpa bahan pengawet kimia, sehingga aman dan sehat dikonsumsi,” ujar Heri Susanto.

Ia menambahkan, proses pengeringan MANAS memerlukan waktu sekitar 8 hingga 9 jam, disesuaikan dengan kondisi alat dan karakter bahan baku, dengan tujuan menghasilkan tekstur yang kenyal dan konsisten.

BACA JUGA :  Universitas Darwan Ali Sukses Kembangkan Komunitas Digital Guru TK di Sampit

Sementara itu, Julianti Mandasari, selaku Guru Produktif sekaligus guru pendamping dalam pembuatan MANAS, menekankan pentingnya penerapan standar kebersihan dan ketelitian dalam setiap tahapan produksi.

“Kami mendampingi siswa agar benar-benar memahami bahwa kualitas produk ditentukan dari kedisiplinan proses. Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan harus memenuhi standar pangan,” jelas Julianti Mandasari.

Menurutnya, kegiatan ini juga membentuk karakter siswa dalam bekerja secara terstruktur dan bertanggung jawab.

“Siswa belajar bekerja dalam tim, memahami alur produksi, dan menghasilkan produk yang layak jual serta diterima masyarakat,” tambahnya.

Dukungan penuh terhadap pengembangan produk MANAS juga disampaikan oleh Kepala SMK Negeri 4 Sampit, Rusliharyanti. Ia menilai inovasi yang dilakukan jurusan APHP sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

SMK negeri 4 Sampit
Foto : Pembelajaran sekaligus membangun jiwa wirausaha di bidang kompetensi APHP (Kharisma)

“Kami sangat mendukung pengembangan produk MANAS ini. Inovasi seperti ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di SMK Negeri 4 Sampit tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada keterampilan nyata dan kewirausahaan berbasis potensi lokal,” ujar Rusliharyanti.

BACA JUGA :  SMPN 1 Sampit Merayakan Ultah Ke-69 Dengan Meriah

Ia berharap produk MANAS dapat terus dikembangkan dan menjadi identitas kebanggaan sekolah.

“Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk siap menghadapi dunia kerja maupun menciptakan lapangan usaha sendiri setelah lulus,” tambahnya.

MANAS memiliki cita rasa manis alami khas nenas madu serta kaya manfaat, di antaranya sebagai sumber energi, mengandung antioksidan, dan membantu melancarkan pencernaan.

Produk ini juga memanfaatkan bahan baku dari lingkungan sekitar sekolah, sehingga mendukung pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.

Dari sisi legalitas dan kepercayaan konsumen, MANAS telah dilengkapi dengan sertifikasi halal, yang menjadi nilai tambah dalam pemasaran.

Produk ini dikemas secara praktis dan menarik, salah satunya dalam kemasan 25 gram yang menyasar pasar cemilan sehat.

Melalui inovasi Manisan Nenas (MANAS), jurusan APHP SMK Negeri 4 Sampit menegaskan perannya sebagai pusat pembelajaran vokasi yang produktif dan kreatif.

Produk ini menjadi bukti nyata bahwa SMK mampu menghasilkan karya nyata bernilai ekonomi sekaligus membentuk generasi muda yang siap kerja dan berjiwa wirausaha.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca