banner 130x650

Ketua GDAN Kalteng Ririen Binti Apresiasi Kades Terawan Perangi Narkoba

Ketua GDAN

Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalimantan Tengah Sadagori Henoch Binti lebih dikenal Ririen Binti menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah tegas Kepala Desa Terawan, Wahyudinor, S.E., M.M., dalam memerangi peredaran narkoba dan pencurian TBS kelapa sawit.

Menurut Ririen, pernyataan sikap “Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba dan Stop Curi Sawit” yang digaungkan Pemdes Terawan adalah contoh nyata keberanian pemerintah desa melindungi warganya dari ancaman sabu.

“Ini yang kami tunggu. Desa tidak boleh diam. Kades Terawan sudah memulai perang dari tingkat tapak. Kami di GDAN Kalteng dukung penuh,” tegas Ririen, Selasa 29/4/2026.

Ririen menilai, peredaran sabu di pedesaan kerap jadi pemicu utama tindak kriminal seperti pencurian TBS, KDRT, hingga kenakalan remaja. Karena itu, desa harus jadi benteng pertama.

BACA JUGA :  Wartawan Senior Kalteng Victor Giroth Berpulang, PWI dan SMSI Turut Berduka Cita

“Langkah Kades Wahyudinor memperketat pengawasan dan mengajak warga berani lapor sudah tepat. GDAN siap dampingi untuk sosialisasi bahaya narkoba dan pembentukan Relawan Anti Narkoba Desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, GDAN Kalteng akan menjadikan Desa Terawan sebagai percontohan Desa Bersinar – Bersih Narkoba di wilayah Seruyan Raya Kabupaten Seruyan. Program ini mencakup tes urine berkala, edukasi ke sekolah, dan penguatan peran tokoh agama serta adat.

Ririn menegaskan, perang lawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan ke polisi. Butuh sinergi kades, BPD, babinsa, bhabinkamtibmas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kalau semua desa punya nyali seperti Terawan, saya yakin rantai bandar sabu bisa kita putus dari hulu. Jangan kasih ruang. Jangan lindungi pelaku, Ela Mikeh,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Wagub Kalteng Berikan Penghargaan Pemkot PalangkaRaya Bantu FKUB Pelihara Kerukunan

Sebelumnya, Kades Terawan Wahyudinor menyatakan sikap tanpa kompromi terhadap pelaku pencurian TBS dan pengedar sabu. Ia mengajak warga bersatu membersihkan desa demi menyelamatkan generasi muda dan stabilitas ekonomi.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca