banner 130x650

Pembenahan Sektor Investasi di Kotim Masih Dibawah Rata-rata

Investasi
Foto : Agus Seruyantara - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Agus Seruyantara, mengatakan pemerintah daerah harus ada keberanian untuk membenahi sektor investasi di daerah ini. Karena selama ini, masih banyak perusahan di Kabupaten Kotim tidak tertib. 

“Pemda Kotim harus berani melakukan pembenahan di sektor investasi. Penataan investasi bisa dilakukan, melalui program audit perizinan yang sudah dilakukan pemerintah daerah. Sehingga bisa tertib dan taat terhadap aturan,” kata Agus Seruyantara pada Jum’at, 16 Juni 2023.

Menurutnya, keberanian penataan invetasi daerah menuju ke arah yang tertib dan taat aturan harus diberlakukan. Sehingga, semuanya nyaman dan aman dalam dunia usaha di Kabupaten Kotim ini. Karena selama ini, para investor di daerah ini cenderung masih banyak yang nakal.

Baca Juga :

Normalisasi Listrik Dinantikan Warga, Pemukiman Kumuh Banyak Kabel Kusut !

“Banyak laporan masyarakat, terkait  kewajiban yang harusnya dipatuhi, justru diabaikan oleh para investor. Seperti pelaksanaan plasma, program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Sehingga sering terjadi permaslahan antara pihak investor dan masyarakat,” ucap Agus.

BACA JUGA :  Kebijakan Pendisiplinan ASN Kotim Didukung Penuh DPRD Kotim

Politisi Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan, regulasi di atas kertas memang sangat baik dan sudah bagus. Tetapi di tahapan pelaksanaan di lapangan, tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Kotim Minta Sektor Olahraga Jadi Perhatian Serius

Dirinya mengaku sangat prihatin. Di tengah investas  tinggi, justru masyarakat lokal kehidupannya semakin terabaikan. Karena tidak sedikit mereka yang hidup di sekitar kawasan perusahaan, berada di bawah garis kemiskinan.

“Saya berharap dengan adanya pembenahan, para investor dapat memperhatikan kehidupan masyarakat disekitar mereka, karena selama ini masih ada perusahan yang tidak memperhatikan masyarakat sehingga sering terjadi perselisihan,” harapnya.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca