banner 130x650

Kotim Jangan Jadi Surga Narkoba, Teras Narang Minta Perang Total Tanpa Kompromi !

Kotim
Foto : Dr Agustin Teras Narang - Anggota DPD RI

Permasalahan narkotika di Kabupaten Kotawaringin Timur kembali menjadi perhatian serius dalam agenda reses Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang.

Dalam kunjungannya ke kantor BNNK Kotawaringin Timur di Sampit, Teras Narang menegaskan bahwa persoalan narkoba di daerah tersebut tidak bisa lagi dipandang sebagai masalah biasa.

Menurutnya, ancaman narkotika di Kotim telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat dan berpotensi merusak fondasi pembangunan daerah jika tidak ditangani secara serius dan terintegrasi.

Ia menyampaikan bahwa perang melawan narkoba harus menjadi prioritas bersama, bukan sekadar agenda institusional semata.

“Masalah narkoba di Kotawaringin Timur ini bukan persoalan biasa. Ini ancaman nyata terhadap generasi muda dan masa depan daerah. Kalau kita ingin Kotim lebih baik, maka kita harus berani memperkuat upaya pencegahan dan penindakan secara menyeluruh,” tegas Teras Narang.

BACA JUGA :  Gelapkan 18 Miliar Rupiah, Pengusaha di Sampit Ini Ditangkap Polisi

Ia menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas kelembagaan BNNK Kotim, baik dari sisi sumber daya manusia maupun kewenangan.

Saat ini, kewenangan penyidikan masih berada di bawah koordinasi BNNP Kalimantan Tengah, sehingga penanganan kasus di tingkat kabupaten dinilai belum sepenuhnya optimal.

“Kita ingin BNNK Kotim memiliki penyidik sendiri, sehingga bisa bergerak cepat dan mandiri dalam menangani kasus. Dengan wilayah yang luas dan tantangan yang kompleks, penguatan ini menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Selain penegakan hukum, Teras Narang juga mendorong pendekatan yang lebih komprehensif melalui penyediaan fasilitas rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.

Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.

“Menyelamatkan generasi muda sama pentingnya dengan membangun jalan dan jembatan. Tanpa generasi yang sehat dan produktif, pembangunan tidak akan berkelanjutan,” katanya.

BACA JUGA :  Tegakkan Literasi, Tim PKM-PM Universitas Muhammadiyah Sampit Kolaborasi Dengan PKBM Harati Kotim

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi.

Menurutnya, pemberantasan narkoba hanya akan berhasil jika dilakukan secara kolektif dan berkesinambungan.

Reses ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan di Kotawaringin Timur bahwa upaya menjadikan daerah lebih maju dan berdaya saing harus dimulai dari keberanian menghadapi persoalan mendasar, termasuk ancaman narkotika.

Dengan komitmen bersama dan penguatan kelembagaan, diharapkan Kotim mampu melangkah menuju masa depan yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca