banner 130x650

Ada Bangunan Besar Yang Mencurigakan, Bupati Perintahkan Untuk Cek Perizinannya

Bangunan

Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Halikinnor merasa terkejut dengan adanya bangunan besar yang menurut informasi akan dijadikan mal atau swalayan di Jalan Ir Soekarno atau Lingkar Utara Sampit, sehingga ia pun meminta perizinannya ditelusuri.

“Saya baru mengetahui informasi tersebut dari Kapolres bahwa ada orang yang saat ini sedang membangun mal di jalan lingkar utara. Saya akan perintahkan Sekda agar dapat mengarahkan dinas untuk mengecek kesana apakah bangunan tersebut memiliki izin,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, 4 Maret 2024.

Dirinya mengira bangunan tersebut akan dijadikan masjid atau kantor baru Polres Kotim yang rencananya akan dibangun di sekitar kawasan tersebut. Tetapi dirinya baru mengetahui bahwa tujuan pembangunan bangunan tersebut untuk sebuah mal milik pengusaha dari Kalimantan Barat.

BACA JUGA :  Peringatan Hari Anak Nasional Kotim 2023 Dibalut Suasana Ceria

“Mungking memang bangunan tersebut sudah memiliki izinnya sendiri. Karena sekarang perizinan itu tidak lagi dari Bupati, tapi didelegasikan ke DPMPTSP. Mungkin saja izinnya sudah ada, cuma saya baru tahu, saya akan tetap memerintahkan Sekda untuk mencari tahu izin tersebut,” ujarnya.

Sebenarnya ia merasa senang jika memang bangunan tersebut nantinya akan dijadikan mal, karena menandakan potensi ekonomi di Kotim cukup besar sehingga menarik minat investor luar daerah. Tetapi ia menegaskan masalah perizinan bangunan maupun usaha tetap harus diperhatikan karena itu sudah kewajiban investor yang membuka usaha di daerah.

BACA JUGA :  Keren! Lomba Karungut Kategori Putra Festival Budaya Isen Mulang Dijuarai Oleh Kotim

Sementa itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotim, Diana Setiawan mengaku belum mengetahui adanya pembangunan mal baru di Sampit, sehingga pihaknya akan menelusuri langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak yang bersangkutan.

“Pihak kami akan segera menelusurinya, karena sampai saat ini belum ada yang mengurus izin untuk mendirikan mal atau swalayan, yang ada hanya minimarket selain itu tidak ada. Paling tidak pembangunan itu harus memiliki PBG, kalau tidak berarti bisa kami stop sementara sampai yang bersangkutan mengurus PBG,” sebutnya.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca