Wakil Ketua I DPRD Seruyan menilai Pemerintah Daerah (Pemda) kurang memaksimalkan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah disediakan untuk petani, sehingga hal tersebut berdampak pada melemahnya hasil pertanian di Kabupaten Seruyan.
Bambang Yantoko, Wakil Ketua I DPRD Seruyan menyebutkan dengan adanya bantuan alsintan kepada masyarakat yang memerlukan dapat dikelola secara baik dan tepat sasaran.
“Kita akan melakukan pengecekan ke lapangan, apakah alsintan itu benar-benar disalurkan tepat sasaran atau tidak dan kita juga akan melihat apakah alsintan itu digunakan dengan baik atau tidak,” ujar Bambang pada Jum’at, 17 Februari 2023.
Politisi PDI-P itu menegaskan bahwa apabila nantinya ditemukan bukti-bukti di lapangan, pihaknya akan memanggil dinas terkait untuk bertanggung jawab.
Baca Juga :
DPRD Seruyan Minta Tenaga Pendidik Tidak Berkompeten di Non Aktifkan Atau Ganti Profesi
“Kita tahu masyarakat sekarang ini berada dalam fase mengembalikan perekonomian pasca Covid-19. Itu tidaklah mudah. Hendaknya, sinergitas harus diperkuat agar tercipta kesejahteraan yang merata,” tegasnya.
Diketahui, melalui data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2020 hasil pertanian di Bumi Gawi Hatantiring yang meningkat hanyalah pisang, yaitu mencapai angka 91 ribu kuintal.
Sementara itu, pertanian bukan hanya pisang semata. Oleh karena itu, diperlukan dobrakan dari Pemda menyoal kondisi demikian.
Dalam kesempatan yang sama, ia berharap terjalin kerja sama antar Pemda dengan petani sehingga semua lini pertanian naik secara merata. Salah satunya dengan menyediakan alsintan.
Dengan demikian, selain merasa didukung masyarakat yang menggantungkan hidup pada pertanian dapat bekerja terus menerus.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.