banner 130x650

Catat! Organda Kotim Pastikan Penyaluran BBM Subsidi ke Bus Angkutan Terinventarisir

Kotim
Photo : Ilustrasi dari penyaluran BBM subsidi

Dinas Perhubungan Kotim, Kalimantan Tengah bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kotim turun ke lapangan memantau situasi arus mudik dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk angkutan umum, salah satunya bus antarkota/kabupaten.

Ketua DPC Organda Kabupaten Kotim Achmad Karya Pelita mengatakan, Organda turun ke lapangan sejak H-8 jelang lebaran hingga pada H+8 mendatang. Kedatangan bus angkutan sejak arus mudik ini mencapai sekitar 35 unit, bahkan lebih. Naiknya jumlah angkutan terjadi dua kali lipat dari hari biasa.

”Kami stanby di SPBU Jalan Jenderal Sudirman Km 2 Sampit. Kami kerahkan anggota untuk bantu kelancaran arus mudik dan untuk bahan bakar sudah kami alokasikan, sehingga aman meski ada peningkatan kendaraan (bus angkutan),” ujar Achmad Karya.

Baca Juga :

Dengan Hikmat, Kodim 1015/Sampit Gelar Upacara Bendera 17-an

Dia menambahkan, armada yang datang tersebut, baik dari Palangka Raya maupun Pangkalan Bun, semua dilayani di SPBU. Petugas disiagakan di lapangan dari pukul 22.00 – 01.30 WIB atau sampai selesai kedatangan bus. Semua bus yang melintas dan tergabung dalam organda mendapatkan kuota BBM subsidi.

BACA JUGA :  Janji Dusta, Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Dari Pemprov Belum Ada Hilal !

Achmad mengatakan, dalam membantu kelancaran arus mudik, mereka juga terus berkoordinasi, baik dengan kepolisian maupun pemerintah, dalam hal ini dinas perhubungan maupun pihak terminal.

”Semoga arus mudik hingga arus balik tahun ini tidak terkendala dan berjalan dengan baik. Kami dari Organda berkomitmen ikut membantu kelancarannya,” ujarnya.

Baca Juga :

Keren! BUMDes Bersama LKD Mitra MHU Serahkan Ratusan Paket Bahan Pokok

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Suparmadi meminta sopir bus agar membawa penumpang dengan hati-hati dan tidak dalam keadaan mengantuk.

BACA JUGA :  Pemkab Kotim Berupaya Tekan Inflasi Selama Bulan Suci Ramadhan

”Keselamatan penumpang jangan sampai dikorbankan karena ego seorang sopir. Sopir punya pahala jika sukses mengantarkan orang mudik ke kampung halamannya, maka itu suksesnya mudik ini tidak lepas dari peran sopir yang tertib,” tegasnya.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca