Kegiatan reses yang dilaksanakan di Aula Kabulat Atei, Kecamatan Tualan Hulu, Rabu (11/2/2026), menghasilkan kesepakatan bersama terkait perbaikan dan penimbunan ruas jalan kabupaten menuju Kantor Camat Tualan Hulu di Desa Merah hingga Desa Luwuk Sampun sepanjang kurang lebih 500 meter.
Kesepakatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, tokoh masyarakat, serta perwakilan legislatif dari DPRD Kotawaringin Timur.
Perbaikan jalan direncanakan memiliki lebar sekitar 8 meter dengan tinggi timbunan 1,5 meter serta dilengkapi tiga titik gorong-gorong. Dalam berita acara yang ditandatangani bersama, Kepala Desa Merah Harmes ditunjuk sebagai ketua panitia pelaksana kegiatan perbaikan jalan.
Sejumlah perusahaan turut berkontribusi dengan penyediaan armada angkutan, alat berat, hingga material gorong-gorong HDPE, sementara dukungan konsumsi sebesar Rp5 juta disiapkan oleh perwakilan legislatif daerah pemilihan V.
Anggota Komisi I DPRD Kotim, Muhammad Abadi, menegaskan bahwa kesepakatan lintas pihak ini merupakan bentuk respons nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedalaman, khususnya terkait akses transportasi dan pelayanan publik.

“Perbaikan jalan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi menyangkut mobilitas ekonomi, akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kami mendorong kolaborasi semua pihak agar pekerjaan dapat berjalan tepat waktu dan memberi manfaat langsung bagi warga,” ujar M Abadi kepada awak media MentayaNet pada Selasa, 17 Februari 2026.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan bersama selama proses pelaksanaan, mulai dari pengerahan alat berat, penyiapan material, hingga jaminan keamanan di lapangan yang dikoordinasikan oleh unsur Polsubsektor dan Danposramil setempat bersama pemerintah desa.
Seiring dengan dimulainya tahapan pekerjaan, sejumlah alat berat dilaporkan telah bergerak menuju lokasi untuk membuka dan membentuk badan jalan sebagai akses awal sebelum proses penimbunan dilakukan secara menyeluruh.
“Aktivitas ini menjadi penanda bahwa kesepakatan yang dihasilkan dalam forum reses tidak berhenti pada tataran administratif, melainkan langsung ditindaklanjuti di lapangan melalui kerja gotong royong lintas sektor,” tegasnya.
Dalam informasi yang didapatkan, Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan mulai Senin, 16 Februari 2026, dengan dukungan material dari Desa Luwuk Sampun dan Desa Merah.
Pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan turut menjaga keberlanjutan pembangunan tersebut agar akses jalan yang diperbaiki dapat digunakan dalam jangka panjang serta mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tualan Hulu.
Reses ini sekaligus menjadi ruang dialog antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta untuk memastikan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Kabupaten Kotawaringin Timur berjalan lebih terarah, merata, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















