banner 130x650

Di Tengah Era Digital, Warga Bukit Santuai Masih Berburu Sinyal

Sinyal
Foto : Agus Saptono - Camat Bukit Santuai

Kemajuan teknologi komunikasi yang kini menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia ternyata belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Camat Bukit Santuai, Agus Saptono menerangkan hingga saat ini, warga di sejumlah desa di wilayah tersebut masih mengeluhkan sangat terbatasnya jangkauan jaringan telekomunikasi.

Keterbatasan sinyal telepon seluler dan internet membuat aktivitas masyarakat menjadi terhambat, mulai dari komunikasi sehari-hari hingga akses terhadap informasi dan layanan digital yang kini semakin dibutuhkan.

Sejumlah warga mengaku sering kesulitan sekadar untuk melakukan panggilan telepon ataupun mengirim pesan singkat. Tidak jarang mereka harus mencari titik tertentu yang dianggap memiliki sinyal lebih baik, bahkan harus berjalan cukup jauh dari rumah.

“Kalau mau menelepon atau kirim pesan, kadang kami harus mencari tempat tertentu yang ada sinyalnya. Tidak semua lokasi di desa bisa mendapatkan jaringan,” ungkap Camat Bukit Santuai kepada MentayaNet.

Kondisi ini semakin terasa berat terutama bagi para pelajar yang membutuhkan akses internet untuk menunjang kegiatan belajar, serta bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi secara cepat melalui jaringan digital.

BACA JUGA :  MTQ Kabupaten Kotim di Gempur Efesiensi, Acara Akan Tetap Dilaksanakan Meriah !

“Sekarang banyak hal yang menggunakan internet, termasuk untuk pendidikan dan administrasi. Tapi di sini sinyalnya masih sangat terbatas, jadi kami sering kesulitan,” tambahnya.

Selain berdampak pada komunikasi dan pendidikan, terbatasnya jaringan telekomunikasi juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Hingga sampai saat ini, masih terdapat 13 desa yang belum teraliri listrik secara optimal.

Warga menilai keberadaan jaringan internet yang memadai dapat membuka peluang usaha serta memperluas akses pasar bagi produk lokal.

Di sisi lain, pemerintah daerah melalui dinas terkait terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, termasuk di daerah yang masih mengalami keterbatasan akses.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendorong pemerataan jaringan telekomunikasi agar masyarakat di wilayah pedalaman dapat merasakan akses komunikasi yang lebih baik.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasi di daerah, termasuk menjalin koordinasi dengan pihak penyedia layanan agar pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat menjangkau wilayah yang masih mengalami keterbatasan sinyal,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pemerintah Daerah Kotim Gencar Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran Penduduk

Ia menambahkan bahwa kondisi geografis serta jarak wilayah yang cukup jauh dari pusat kota menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan infrastruktur jaringan di beberapa kecamatan.

Meski demikian, upaya peningkatan akses telekomunikasi tetap menjadi bagian penting dari pembangunan daerah, mengingat komunikasi digital kini telah menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat.

Bagi warga Bukit Santuai, kehadiran jaringan telekomunikasi yang stabil bukan sekadar soal kemudahan berkomunikasi. Ditambah, jika ingin melakukan mengirimkan laporan harus mencari sinyal di sejumlah tempat.

Lebih dari itu, mereka berharap akses jaringan yang lebih baik dapat membuka peluang pendidikan, ekonomi, dan informasi yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Harapan kami sederhana saja, semoga jaringan di sini bisa lebih baik. Supaya kami juga bisa merasakan kemudahan seperti masyarakat di daerah lain,” ujar seorang warga.

Keluhan masyarakat ini pun diharapkan menjadi perhatian bersama, agar pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat terus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah yang masih berada di pelosok Kabupaten Kotawaringin Timur.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca