banner 130x650

Halikinnor : Mari Samakan Persepsi dan Perkuat Kelembagaan DAD Kotim

Halikinnor

Bupati Kotim Halikinnor, belum lama ini ditunjuk oleh Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran, untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotim.

Halikinnor, Bupati Kotim langsung melakukan konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kelembagaan, dengan mengundang seluruh Damang, Anggota DAD dan Batamad se – Kabupaten Kotim.

“Saya mengundang seluruh Damang, Anggota DAD dan Batamad se-Kabupaten Kotim, untuk melakukan konsolidasi karena ini penting supaya satu pemahaman dan satu suara sehingga kita menjadi lebih kuat,” kata Halikinnor.

Baca Juga :

Breaking News! PORPROV Kalteng Akan Digelar di Kotim Pada Bulan Juli 2023

Dirinya ditunjuk untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan DAD Kotawaringin Timur sejak 10 April 2023, setelah Ketua Umum DAD HM.Taufiq Mukri meninggal dunia beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Festival Maulid Al-Habsyi Resmi Ditutup, Begini Tanggapan Asisten 3 Setda Kotim

Ia ditugaskan untuk mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) DAD Kabupaten Kotim hingga terpilih dan terbentuknya pengurus defi nitif DAD, dan Musda itu rencananya akan dilaksanakan pada Juli atau Agustus nanti.

Halikinnor
Foto : Bupati Kotim kumpulkan DAD Kotim jelang Musda (ist)

“Sambil menunggu untuk persiapan musda, saya ingin membenahi DAD agar hubungannya solid dengan perangkat lain seperti damang, Batamad, karena saya diamanahi menjaga harkat dan martabat orang Dayak,” ujar Halikin.

Ia ingin masing-masing ketua di dalam DAD dapat bekerja sesuai bidangnya masing-masing, dan saling berkoordinasi, sehingga pengambilan keputusan bukan hanya pandangan orang-orang tertentu, tetapi keputusan bersama. Semuanya diharapkan berperan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga :

Masuk Musim Kemarau, BPBD Kotim Sosialisasikan dan Peringatkan Potensi Karhutla

“Saya berencana tahun ini akan mengadakan pelatihan supaya DAD dan Damang mempunyai pemahaman yang sama sehingga tidak ada berselisih dalam memahami aturan adat, sehingga nanti semua sudah sama persipsi maka DAD akan semakin kuat,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Lomba Desa dan Kelurahan Raih Hasil Memuaskan, Berikut Daftar Pemenangnya !

juga menyoroti konfl ik yang sering terjadi di kalangan damang dan meminta damang agar dapat meningkatkan koordinasi dengan DAD agar pelaksanaan tugas bisa berjalan sesuai aturan, sebagaimana moto daerah ini Huma betang bersama dalam satu wadah, berbeda-beda tetapi bisa bersatu dalam musyawarah mufakat.

“Kalau bisa keputusan damang, dikoordinasikan dulu dengan DAD. Jangan sampai keputusan damang nantinya dikemudian dinilai ada kekeliruan.Kalau putusan damang benar maka DAD akan membela. Makanya jangan sampai salah koordinasikan dengan DAD,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca