banner 130x650

Ketua Dewan Sayangkan Potensi SDA di Seruyan Tidak Tereksplorasi

UMKM
Foto : Zuli Eko Prasetyo - Ketua DPRD Seruyan

Ketua DPRD Seruyan, Kalimantan Tengah menilai bahwa Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah sangat melimpah, tetapi tidak terkelola dengan baik padahal memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“SDA di Kabupaten Seruyan ini sangatlah melimpah. Mulai dari sektor perikanan, pertanian, perkebunan, dan seterusnya. Akan tetapi, banyak juga SDA yang bernilai ekonomi tapi tidak terkelola dengan baik,” kata Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko pada Selasa, 28 Maret 2023.

Lebih lanjut, ia mencontohkan, Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan merupakan salah satu wilayah penghasil kelapa muda terbaik. Akan tetapi, karena masih awam tentang apa saja nilai ekonomi pada kelapa itu, maka yang dijual hanyalah air dan isinya saja.

Baca Juga :

Roda Pemerintahan Seruyan Stag, Wakil Bupati Tak Diberi Amanat Tugas !

“Di Pulau Jawa, salah satunya Yogyakarta. Sabut kelapa itu dapat diolah menjadi kerajinan tangan yang bernilai seni relatif tinggi. Banyak orang membelinya. Nah, sekarang di Bumi Gawi Hatantiring ini, kita memiliki wilayah penghasil kelapa muda terbaik. Akan tetapi, karena kurang kreatif dan inovatifnya kita, nilai-nilai lain pada buah kelapa itu hilang,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sabut Kelapa Seruyan Dinilai Jadi Sarang Potensial Pengembangan SDA

Politisi Partai PDI Perjuangan itu berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkaitnya untuk melakukan penyuluhan atau pelatihan kepada masyarakat terkait memanfaatkan SDA di wilayah setempat secara berkala dan konsisten.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

BACA JUGA :  Beras Lokal Perlu di Maksimalkan, Agar Menjadi Produk Unggulan Daerah

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca