banner 130x650

Monyet Liar Resahkan Warga Seruyan, 2 Pegawai BPS Jadi Korban Ketakutan

Warga Minta BKSDA Turun Tangan

Monyet liar

Seekor monyet liar meresahkan warga di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Monyet tersebut kerap mencuri jemuran, mengobrak-abrik dagangan, hingga membuat warga ketakutan.

Terbaru, dua pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan menjadi korban. Keduanya dikejutkan saat monyet liar tiba-tiba masuk ke area kantor dan berperilaku agresif mengejar dua pegawai tersebut, Selasa 5/5/2026.

“Kejadiannya cepat. Monyet itu tiba-tiba muncul dan membuat pegawai kami panik. Sebelumnya juga sudah banyak laporan warga soal ulah monyet ini,” ungkap salah satu staf BPS Seruyan.

Menurut keterangan warga sekitar, monyet liar itu sudah lama berkeliaran di permukiman. Selain mencuri pakaian di jemuran, hewan tersebut juga kerap masuk ke lapak pedagang pasar dan warung makan.

BACA JUGA :  Syukuran dan Peresmian Musholla Al Hidayah Oleh Bupati Seruyan

“Sering sekali jemuran hilang. Kalau ada makanan di warung, langsung diobrak-abrik. Kami takut karena monyetnya cukup besar dan berani,” kata Amat, warga Kuala Pembuang.

Keberadaan monyet liar yang semakin berani masuk ke fasilitas umum dan kantor pemerintahan membuat warga khawatir, terutama anak-anak dan perempuan.

Monyet Liar

Warga berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah segera turun tangan. Pasalnya, upaya pengusiran secara mandiri tidak membuahkan hasil dan dikhawatirkan membahayakan warga jika monyet melawan.

“Kalau dibiarkan, takutnya melukai orang. Kami minta BKSDA segera menangkap dan merelokasi monyet ini ke habitatnya,” pinta warga.

BACA JUGA :  Polres Seruyan Razia Pengendara ODOL, Supir Pikap Kena Apes!

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BKSDA Kalteng terkait penanganan monyet liar yang meresahkan warga Seruyan tersebut.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca