banner 130x650
1000x500

Pemerintah Daerah Ditegaskan Bentuk Petugas Arus Lintas ke Objek Wisata Saat Idulfitri

golkar
Foto : Riskon Fabiasnyah - Anggota Komisi III DPRD Kotim

Anggota Komisi III DPRD Kotim, Kalimantan Tengah Riskon Fabiansyah meminta pemerintah daerah mempersiapkan secara matang langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung obyek wisata pada saat libur Idulfitri 1444 Hijriah tahun 2023 ini.

“Kami minta kepada Pemerintah khususnya setelah lebaran nanti, perlu ada petugas yang mengatur arus lalu lintas yang menuju sejumlah lokasi wisata seperti objek wisata Pantai Ujung Pandaran, karena arus lalu lintas pada saar libur lebaran akan meningkat,” kata Riskon pada Kamis, 20 April 2023.

Menurutnya ruas jalan menuju objek wisata Pantai Ujung Pandaran. Selain berupa pengaturan lalu lintas, juga diperlukan pengamanan yang memadai oleh aparat guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung, karena sering macetnya arus lalu lintas menuju kawasan Ujung Pandaran.

Baca Juga :

Ketua DPRD Kotim Ajak Masyarakat Pupuk Kebhinekaan Negara

“Kami melihat jalan menuju Ujung Pandaran masih ada yang diperbaiki, terutama jalan yang dicor itu sangat memerlukan bantuan pengaturan lalu lintas agar tidak macet, selain dikarenakan perbaikan juga akibat banyaknya truk angkutan CPO yang mengatre ke Pelabuhan Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pengerjaan Proyek Infrastruktur Kotim Dimulai Awal 2023, Jangan Kasih Kendor!

Politisi Partai Golkar ini juga berharap arus mudik maupun balik nantinya bisa berjalan lancar tanpa menemui kendala, maka Pemkab Kotim harus segera mengatasi ragam permasalahan tersebut.

BACA JUGA :  Prihatin! Usia Pernikahan Dini di Kotim Membludak, Orang Tua Harus Perketat Pengawasan

Hal ini demikian yang mana ruas jalan itu statusnya dibawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Selain itu kami juga meminta pemerintah Kabupaten Kotim dapat meningkatkan fasilitas pendukung di objek wisata Pantai Ujung Pandaran, sebab di daerah tersebut masih sangat minim fasilitasnya, harusnya obyek wisata tersebut dapat dikelola secara maksimal sehingga dapat meningkatkan pendapat untuk daerah,” pintanya.

1135x1600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page