Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menyalurkan bantuan pangan beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan dan membantu masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi.
Penyaluran dilakukan melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog. Total 3.975 keluarga di berbagai kecamatan menerima bantuan pada periode Juni–Juli 2025, dengan jumlah distribusi mencapai 79,5 ton beras. Setiap keluarga mendapatkan 20 kilogram beras untuk dua bulan penyaluran.
Bupati Murung Raya, Heriyus, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan pokok tetap terjaga serta membantu keluarga rentan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Bantuan ini tidak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga bagian dari strategi menekan inflasi daerah serta menjaga stabilitas harga pangan,” ujar Bupati.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Murung Raya menambahkan bahwa proses pendataan penerima dilakukan secara berjenjang hingga tingkat desa dan kecamatan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Ia menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar pelaksanaan distribusi berjalan efektif, tertib, dan transparan.
“Kami memastikan tidak ada data ganda dan seluruh penerima benar-benar merupakan keluarga yang membutuhkan. Kami ingin bantuan ini memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ucapnya.
Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemkab Murung Raya dalam memperkuat perlindungan sosial, mengurangi risiko kerentanan pangan, serta mendukung upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.a
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















