banner 130x650

Perangkat Desa di Kotim Diminta Bentuk Satgas Siaga Ancaman Karhutla

Kotim
Foto : Ilustrasi Karhutla

DPRD Kabupaten Kotim, Kalimantan Tengah telah meminta setiap desa di daerah itu untuk segera mempersiapkan satuan tugas (Satgas) yang akan bertugas mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Menurut Sekretaris Komisi II DPRD Kotim, Syahbana, melibatkan masyarakat setempat untuk mengurangi dan mencegah Karhutla diprediksi akan sangat efektif karena mereka memiliki pengetahuan tentang alam sekitarnya.

“Karena pelibatan masyarakat desa untuk meredam dan mencegah Karhutla yang diprediksi terjadi di tahun ini sangat efektif. Pasalnya, warga desa lebih memahami alam sekitarnya,” kata Syahbana pada Jum’at, 26 Mei 2023.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kabupaten dapat membantu masyarakat dalam menyiapkan sarana dan prasarana penunjang yang diperlukan untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla di daerah masing-masing.

Baca Juga :

Peningkatan Pariwisata di Kotim Dinilai Jadi Sumber Pendongkrak PAD

Menurutnya, pemerintah dapat mencari dasar hukum untuk membentuk tim pencegah di tingkat desa yang akan memimpin kegiatan operasionalnya dari anggaran desa.

BACA JUGA :  Kualitas Makanan dan Minuman Masih Jadi Perhatian Serius DPRD Kotim

Syahbana mengakui bahwa ia menerima banyak laporan bahwa pemerintah desa di daerah tersebut juga kesulitan dalam mengalokasikan anggaran untuk perlengkapan dan logistik petugas.

Ia mengatakan bahwa dana desa seharusnya bisa digunakan untuk membiayai pembentukan Satgas Karhutla di tingkat desa dan membeli peralatan pemadam kebakaran, yang tidak akan melanggar aturan atau dianggap penyalahgunaan anggaran.

Baca Juga :

Wakil Ketua I DPRD Kotim Kritik Pedas Pasar Yang Tak Berfungsi

“Dengan dana desa, seyogyanya bisa membiayai pembentukan Satgas Karhutla di tingkat desa. Selain itu juga bisa digunakan untuk membeli peralatan pemadam kebakaran. Hal itu tidak akan menyalahi aturan dan tidak bisa dikatakan penyalahgunaan anggaran,” katanya.

BACA JUGA :  DPRD Kotim Minta Pemda Redam Kenakalan Remaja Dengan Beri Efek Jera

Kendati demikian, dirinya menambahkan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk meminimalkan risiko terjadinya Karhutla di Bumi Habaring Hurung.

“Saat ini, Karhutla menjadi masalah besar di daerah kita, oleh karena itu, semua pihak harus bekerja sama untuk meminimalkan risiko terjadinya Karhutla. Saya harap setiap desa segera membentuk Satgas Karhutla dan mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan,” tutupnya.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca