banner 130x650

Puskesmas Pembantu di Desa Jahitan Tak Layak, DPRD Seruyan Usulkan Relokasi

Seruyan
Photo : Argiansyah - Anggota DPRD Seruyan

Anggota DPRD Seruyan, Kalimantan Tengah meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat agar dapat mengusulkan renovasi Puskesmas Pembantu di Desa Jahitan, Kecamatan Seruyan Hilir.

Agriansyah, Anggota DPRD Seruyan menyebutkan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Jahitan, Kecamatan Seruyan Hilir sudah tidak layak untuk digunakan sebagai pusat pelayanan kesehatan di wilayah setempat.

“Kami minta agar Dinkes Seruyan merenovasi bangunan Pustu Desa Jahitan, dimana kondisinya saat ini sudah rusak berat,” kata Argiansyah pada Sabtu, 18 Februari 2023.

Baca Juga :

DPRD Seruyan Angkat Topi Terhadap Kerja Keras Pemprov Kalteng Bangun RS di Hanau

Dia mengungkapkan, berdasarkan kunjungan reses pihaknya belum lama ini, terkait kondisi bangunan Puskesmas Pembantu (pustu) yang ada di Desa Jahitan tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya bangunan yang terbuat dari material kayu tersebut sudah lapuk termakan usia.

BACA JUGA :  Waket I DPRD Seruyan : Konflik Tanah Warga Harus Segera Dituntaskan !

“Bangunannya itu rusak berat, lantainya saja saat ini sudah banyak yang jebol-jebol dan terpaksa petugas kesehatan itu menempati bangunan yang sudah tidak layak pakai itu,” tuturnya.

Padahal menurut Politikus PDI Perjuangan itu, pihaknya sudah berulang kali mengingatkan terkait kondisi bangunan tersebut ke pemerintah daerah saat penyampaian laporan hasil reses, namun hingga saat ini belum ada realisasi terkait renovasi pembangunan Pustu tersebut.

Baca Juga :

Mantan Ketua PWI Lamandau Jadi Korban Pengeroyokan, Polisi Buru Pelaku !

“Tentunya kami sangat prihatin kepada tenaga kesehatan di Pustu itu maupun warga di desa setempat, dengan kondisi bangunan yang sudah tidak layak pakai itu tentu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat juga tidak akan maksimal,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Desa Tumbang Kasai Belum Ada Listrik, Pemda Seruyan Tutup Mata ?

Oleh karena itu diharapnya, bangunan Pustu tersebut dapat direnovasi paling tidak dianggarkan pada pembahasan anggaran tahun 2024 mendatang, mengingat hal itu sangat urgen untuk ditindak lanjuti agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang betul-betul layak.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca