banner 130x650

Sketsa Hutan Kalimantan Antar Risti Pulang Pisau Sabet Juara 2 Nasional, “Alam Kita Mulai Terancam”

Sketsa Hutan Kalimantan

Berani keluar dari zona nyaman mengantar Yayang Ristiana Putri (27) meraih prestasi nasional. Di tengah kesibukan sebagai pekerja swasta dan mahasiswi, perempuan asal Pulang Pisau ini sukses menyabet Juara 2 Lomba Menggambar Sketsa se-Indonesia bertema ,”Semua Tentang Indonesiaku” yang digelar Neureka Education.

Risti tak menyangka karya sederhana yang ia buat April lalu mampu bersaing dengan peserta dari seluruh penjuru Tanah Air.

“Karya saya buat di bulan April kemarin, dan pengumuman juaranya awal Mei,” ujarnya.

Angkat Isu Hutan Kalimantan yang Terancam

Dalam lomba itu, Risti memilih mengangkat tema hutan Kalimantan. Lewat goresan sketsanya, ia menyisipkan pesan tentang keindahan alam Indonesia yang perlahan mulai terancam.

BACA JUGA :  PWI Kalteng Siap Hadir HPN di Kalimantan Selatan 7 Februari 2025

“Saya ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian hutan dan lingkungan hidup,” kata Risti.

Dari Teknik Sipil Menuju Ruang Kelas

Meski berprestasi di bidang seni, Risti sejatinya lulusan Teknik Sipil dan kini bekerja di perusahaan swasta di Pulang Pisau. Namun panggilan hati membawanya banting setir ke dunia pendidikan. Ia kini kuliah di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Markandeya.

Bagi Risti, menggambar bukan sekadar hobi. Itu ruang untuk menyampaikan isi hati dan pandangan tentang kehidupan. Di sela kerja dan tugas kuliah, ia tetap menjaga semangat berkarya meski waktu terbatas.

Mimpi Cetak Generasi Cinta Lingkungan

Risti berharap kelak jadi guru yang menumbuhkan kreativitas dan kepedulian sosial pada anak-anak. Ia percaya pendidikan bukan cuma pelajaran di kelas.

BACA JUGA :  Mendawai di Palangka Raya Jadi Lautan Api, 20 Rumah dan 2 Mobil Hangus Terbakar

“Pendidikan juga tentang membentuk karakter dan rasa cinta terhadap lingkungan,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca