banner 130x650

Perkuat Literasi Pajak, SMSI Kalteng Gandeng KPP Pratama Palangka Raya

Smsi literasi Pajak

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palangka Raya. Kolaborasi ini untuk mendorong literasi perpajakan dan pemetaan potensi ekonomi daerah hingga ke tingkat desa.

Sinergi itu dibangun melalui audiensi pengurus SMSI Kalteng dengan Kepala KPP Pratama Palangka Raya, Toto Trianto, S.Si., di Kantor KPP Pratama Palangka Raya, Kamis, 30 Juli 2026.

Audiensi dipimpin Ketua SMSI Kalteng, Akhiruddin, didampingi Bendahara Bridel B. Usin, Ketua Pokja SMSI Kota Palangka Raya Irwansyah, dan Sekretaris SMSI Kalteng Aris Kurnia Hikmawan.

Ketua SMSI Kalteng, Akhiruddin, menegaskan pengelolaan perusahaan pers saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas pemberitaan. Aspek legalitas, administrasi, dan kepatuhan pajak menjadi fondasi penting membangun media yang sehat dan profesional.

SMSI Litarsi Pajak

“Mayoritas anggota SMSI memang berlatar jurnalis. Saat mendirikan perusahaan pers, ada tanggung jawab baru yang harus dipahami, salah satunya soal perpajakan. Kami ingin media anggota SMSI kuat secara jurnalistik, tapi juga tertib dalam tata kelola usaha,” ujar Akhiruddin.

BACA JUGA :  SMSI Meminta Presiden, MPR/DPR Mengeluarkan Perpu 3 Wakil Presiden

Menurutnya, media memiliki peran ganda. Selain sebagai kontrol sosial, media juga harus menjadi contoh dalam menjalankan usaha yang patuh regulasi. Di sisi lain, jejaring media SMSI yang luas hingga ke daerah dinilai potensial menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan kebijakan publik.

“Informasi perpajakan perlu disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami masyarakat, terutama pelaku UMKM dan masyarakat desa. Media punya kekuatan untuk membangun pemahaman itu. Kami siap menjadi mitra KPP Pratama untuk menyampaikan edukasi bahwa pajak adalah kontribusi untuk pembangunan, bukan sekadar kewajiban,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, SMSI Kalteng juga memperkenalkan program unggulan *Pokja News Room Jaga Desa*. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi media dengan instansi pemerintah untuk memperkuat edukasi publik, transparansi pembangunan, dan publikasi potensi desa.

Kepala KPP Pratama Palangka Raya, Toto Trianto, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai jaringan SMSI merupakan aset penting untuk memperluas jangkauan edukasi perpajakan.

“Kami melihat SMSI memiliki jaringan media yang luas di Kalteng. Ini potensi yang sangat baik untuk bersama-sama meningkatkan literasi perpajakan. Ketika informasi yang benar disampaikan secara luas dan berkelanjutan, pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban pajak akan semakin baik,” kata Toto.

BACA JUGA :  Budidaya Kakao Potensial Baru untuk Petani di Kalimantan Tengah

Ia menambahkan, publikasi media tentang pertumbuhan UMKM, investasi, dan potensi ekonomi desa juga menjadi referensi penting bagi KPP dalam menganalisis dan memberikan pelayanan perpajakan yang lebih tepat sasaran.

“Melalui Pokja News Room Jaga Desa, ada ruang kolaborasi yang sangat baik. Program ini tidak hanya menjadi sarana publikasi, tetapi juga bisa membantu memperkenalkan potensi ekonomi desa sekaligus mengedukasi masyarakat soal pajak,” ucapnya.

Audiensi tersebut menghasilkan komitmen untuk membangun komunikasi yang lebih intensif. Ke depan, sinergi SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya akan diwujudkan dalam program edukasi, sosialisasi, dan publikasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca