banner 130x650

Ahli Gizi Dorong Masyarakat Perbanyak Konsumsi Makanan Utuh untuk Jaga Kesehatan

Ahli Gizi

Ahli gizi mengingatkan pentingnya memperbanyak konsumsi makanan utuh yang minim proses sebagai langkah pencegahan paling dasar, di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Menurut dr. Fitri Ananda, Sp.GK, makanan utuh seperti sayur, buah, ikan, tempe, dan biji-bijian mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga daya tahan dan metabolisme.

“Kuncinya ada di konsistensi. Satu porsi sayur dan buah sehari belum cukup. Targetnya lima porsi sehari, ditambah protein tanpa lemak dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Terungkap! Bawang Merah Ternyata Bisa Sembuhkan Berbagai Penyakit

Ia juga menyarankan masyarakat mulai membatasi makanan ultra-proses, gorengan berlebihan, dan minuman manis yang menjadi pemicu utama gangguan metabolik.

Selain itu, makanan fermentasi seperti tempe, yogurt tanpa gula, dan kimchi disebut penting untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Usus yang sehat, kata Fitri, berdampak langsung pada imunitas dan kesehatan mental.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga terus mengampanyekan pola makan “Isi Piringku” yang membagi porsi makanan menjadi 50% sayur dan buah, 25% protein, dan 25% karbohidrat.

“Pola makan sehat tidak harus mahal. Tempe, tahu, sayur bayam, dan pisang saja sudah cukup kalau diolah dengan benar,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA :  Kamu Wajib Tau! 5 Hal Yang Dibenci Wanita Saat Berhubungan Biologis dengan Pasangan

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca