banner 130x650

HUT ke-28, PAN Hadir Saat Kampanye Saja Tak Cukup, Rakyat Butuh PAN Sepanjang Waktu

HUT ke-28 PAN

Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi momentum penegasan arah perjuangan. DPD PAN Kotim menyatakan partai tidak boleh hanya hadir saat Pemilu dan Pilkada, tetapi harus turun langsung membantu masyarakat setiap hari.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PAN Kotim, Abdul Hafid, saat peringatan HUT ke-28 PAN yang digelar di Sekretariat DPD PAN Kotim, Jalan Pinus No. 18 Sampit, Minggu (23/8/2026).

Menurut Hafid, pemilu memang momentum politik lima tahunan. Namun persoalan rakyat terjadi setiap hari dan butuh solusi nyata.

“PAN tidak boleh hanya bicara Pilkada dan Pileg yang masih jauh. Pemilu itu momentum lima tahunan, tetapi rakyat membutuhkan kehadiran kita setiap hari. Karena itu PAN harus hadir sepanjang waktu, mendengar aspirasi dan ikut mencarikan solusi,” tegas Hafid.

Ia menekankan tema HUT tahun ini,“PAN Bergerak Cepat Bantu Rakyat”, harus menjadi semangat kerja seluruh kader, bukan sekadar slogan.

BACA JUGA :  Akhirnya Sah! Abdul Hafid Kunci Kursi Ketua PAN Kotim Usai Terima SK dari Zulhas

Berbagai persoalan di Kotim saat ini, mulai dari ancaman karhutla di musim kemarau, antrean BBM, sulitnya lapangan kerja, hingga pelayanan publik, disebutnya harus menjadi perhatian utama partai.

“Kalau masyarakat menghadapi persoalan, di situlah partai harus hadir. Jangan menunggu mendekati pemilu baru turun ke masyarakat,” ujarnya.

PAN

Hafid juga mendorong penguatan struktur partai hingga tingkat paling bawah. Ia menilai kekuatan PAN terletak pada kedekatan kader dengan masyarakat.

“Organisasi harus hidup sampai ke tingkat terbawah. Kalau struktur kuat dan kader dekat dengan masyarakat, PAN akan mengetahui apa yang sebenarnya menjadi kebutuhan rakyat,” katanya.

Ia juga meminta PUAN PAN dan BM PAN mengambil peran lebih besar dalam mengawal isu perempuan dan pemuda, khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, pendidikan, dan lapangan kerja.

BACA JUGA :  Koalisi Masyarakat Minta Hasyim Asyari Dipecat dari KPU

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kotim Dadang Siswanto menekankan pentingnya membangun politik berintegritas melalui dialog langsung dengan masyarakat.

Peringatan HUT ke-28 ini juga dirangkai dengan santunan anak yatim. Bagi PAN Kotim, kegiatan itu bukan seremonial semata, melainkan pesan bahwa politik harus punya kepedulian sosial.

“Peringatan HUT ke-28 ini diharapkan jadi titik balik. PAN bukan partai yang hanya datang saat butuh suara, tetapi partai yang hadir saat rakyat butuh perhatian, perjuangan dan solusi,”

“Lima tahun sekali rakyat memilih. Tetapi sepanjang lima tahun itulah partai harus bekerja,” pungkas Abdul Hafid.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca