banner 130x650

Dinkes Kotim Pantau Perkembangan Covid-19 Pasca Lebaran dan Kotim Bersholawat

covid
Photo : Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi saat diwawancara awak media

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memantau perkembangan Covid-19 di wilayah itu. Hal tersebut dilakukan pasca usainya lebaran Idul Fitri 1444 Hijirah serta acara Kotim bersholawat yang digelar beberapa waktu lalu.

Selain itu arus mudik dan balik lebaran juga menjadi pertimbangan perlunya pengawasan kembali penyebaran Covid-19 di wilayah Kotim.

“Melihat antusiasme warga saat Idulfitri dan Kotim bersholawat kemaren, kota perlu melakukan monitoring penyebaran Covid-19. Dikhawatirkan terjadi penularan kembali pasca acara tersebut,” ujar Kepal Dinkes Kotim, Umar Kaderi, pada Kamis, 04 Mei 2023.

Baca Juga :

BMKG Kotim Sebut Cuaca Berangsur Kembali Normal, Kotim Mulai Masuki Masa Peralihan Musim

Dikatakannya, tindakan ini juga merupakan pencegahan pertama setelah pemerintah pusat mengarahkan untuk tidak membuat acara yang melibatkan masyarakat banyak. Karena dikhawatirkan angka kenaikan kasus Covid-19 kembali terjadi. Sehingga dengan monitoring lebih awal, maka hal tersebut dapat diatasi dengan cepat.

BACA JUGA :  Mengerikan! Kabut Asap di Sampit Rusak Kualitas Udara Hingga 1087PM

“Kemaren pemerintah pusat mengkhawatirkan terjadi lonjakan pasca lebaran. Makanya dari awal sudah kita lakukan monitoring untuk pencegahan,” jelasnya.

Umar mengatakan, setelah lebaran Idulfitri dan acara Kotim bersholawat digelar, tidak ada ditemukan kasus Covid-19 yang ada di wilayah Kotim. Namun, meski demikian, pemantauan secara berkala akan tetap dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi penularan.

Baca Juga :

Optimalisasi Ketahanan Pangan Guna Kesejahteraan Masyarakat Kotim

“Alhamdulillah pasca libur lebaran tidak ada kasus Covid-19 yang kita temukan di Kotim,” ucapnya.

BACA JUGA :  Kemenag Kotim Geliatkan Kampanye Mandatory Sertifikat Halal

Dirinya berharap tidak ada lagi kasus penularan Covid-19. Sehingga masyarkat masih tetap bisa melakukan aktkvitas tanpa khawatir akan terjadi penularan kembali.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus penularan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat beraktivitas,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca