Harga beras lokal di sejumlah wilayah pedesaan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah alami kenaikan yang cukup siginifikan untuk masyarakat sekitar.
Anggota DPRD Seruyan, Arrahman menyoroti kenaikan harga pokok beras yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat kurang mampu.
Harga 9 bahan pokok (sembako) di wilayah pedesaan relatif naik, terkhusus harga beras biasa hingga beras premium. Kenaikan ini juga menjadi kendala saat ini, karena wilayah pedesaan didominasi oleh warga yang berpenghasilan standar.
Baca Juga :
Ketua DPRD Seruyan : Program Ketahanan Pangan Harus Terus Ditingkatkan
“Saya ini pedagang di Kecamatan Hanau, jadi saya tahu. Tidak usah menutup-nutupi. Memang harga beras itu naik. Bahkan, sampai Rp 15.000. Itu sangat membebani masyarakat di pedesaan sana,” kata Arrahman pada Selasa, 04 April 2023.
Politisi Partai Demokrat itu berharap, pemerintah melalui Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkaitnya harus segera melakukan pengecekan di lapangan.
“Agar keadaan demikian tidak membebani masyarakat kurang mampu. Apalagi sekarang adalah bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.