banner 130x650

Hari Arafah, Kenapa dinamakan Arafah dan Keistimewaan Hari Arafah

Hari Arafah Sangat Mulia Jika pada malam lailatul Qadar malaikat pada turun, sedangkan hari Arafah Allah SWT langsung yang turun

hari arafah

Hari Arafah adalah hari kesembilan dalam bulan Dzulhijjah dan merupakan hari kedua dalam ritual ibadah Haji. Dalam ajaran Islam, Hari Arafah merupakan hari yang istimewa karena pada hari itu Allah SWT membanggakan hamba-Nya yang berkumpul di Arafah kepada para malaikat. Arafah merupakan nama sebuah gunung, tempat Nabi Muhammad menyeru di depan kaumnya untuk yang terakhir kali.

Hari Arafah adalah waktu bagi jemaah haji melaksanakan wukuf di Arafah, mulai dari terbenamnya matahari (waktu zhuhur) pada tanggal 9 Dzulhijah sampai fajar terbit pada tanggal 10 Dzulhijah. Bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan haji, disunahkan untuk melaksanakan Puasa Arafah saat tanggal 9 Dzulhijah. Dalam sabda Nabi Muhammad saw, yang artinya: “Puasa hari Arafah itu menghapus dosa 2 tahun: 1 tahun yang lalu dan 1 tahun yang akan datang.”

Hari Arafah adalah hari agung dan mulia, bahkan Allah menyebut ahli Arafah adalah penduduk langit, hari pembebasan dari api neraka, hari ketaatan, hari Mujahadah dengan ibadah, dan waktu yang paling agung untuk berdoa adalah Hari Arafah.

Baca Juga :

Sejarah Idul Adha atau Hari Raya Haji Setiap 10 Dzulhijjah

Berusahalah memenuhi hari itu dengan ketaatan atau taqarrub pada Allah SWT.  Seandainya saja kamu memiliki satu permata dunia, pasti kamu akan tergoda dan tergila-gila. Apalagi jika kamu memiliki satu hari paling baik di dunia?

BACA JUGA :  Peringatan Haul Abah Guru Sekumpul di Ikon Jelawat Berlangsung Meriah

Jika lailatul Qadar tidak diketahui kapan waktunya, sedangkan hari Arafah diketahui pasti kapan ia ada. Jika pada malam lailatul Qadar malaikat pada turun, sedangkan hari Arafah Allah SWT langsung yang turun.

hari arafah

Manfaatkan sebaik-banyak kesempatan dan berusahalah semaksimal yang kalian bisa dengan jadwal istimewa pada Hari Arafah. Saat Hari Arafah disunnahkan :

  1. Tidur lebih cepat agar bisa maksimal beribadah esok harinya
  2. Bangun sebelum shubuh untuk sahur dengan niat Puasa Arafah
  3. Sholat minimal 2/4 rakaat , mintalah kebaikan dunia akhirat dalam sujud, perbanyak tahmid berharap Allah menyampaikan kita pada hari turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT
  4. Perbanyak istighfar sebelum shubuh sampai Allah menetapkan kita dalam golongan yg bertaubat di waktu sahur.
  5. Bersiap berwudhu 5 menit sebelum azan shubuh. Resapi dan rasakan dosamu berguguran bersamaan dengan aliran air wudhu.
  6. Berdoa setelah berwudhu
  7. Sholat subuh kemudian berdiam dirilah di mushalla sampai waktu syuruq sekitar 15 menit
  8. Mulailah membaca takbir setelah salam
  9. Bacalah Al-Quran, perbanyak tasbih,  tahmid,  tahlil dan jangan lupa dzikir pagi
  10. Shalat Syuruq 2 rakaat agar mendapat pahala haji dan umrah bersama Rasul.
  11. Jangan  sampai ketinggalan kamu bisa memilih tidak tidur sama sekali pada hari Arafah agar tidak terlewat sedetikpun kecuali dipenuhi dengan ibadah dan zikir, dan yakinlah Allah akan mengabulkannya.
  12. Atau kamu bisa tidur dengan niat supaya bisa kuat beribadah.
1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca