banner 130x650
1000x500

Lestarikan Budaya, Warga Wengga Metropolitan Gelar Lomba Agustus Anti Mainstream !

Berbagai macam perlombaan digelar untuk menyemarakkan Agustus

Wengga Metropolitan
Foto : Antusias anak-anak lomba makan kerupuk yang kompetitif (Kharisma)

Menyemarakkan HUT ke-78 RI tahun 2023 juga diramaikan oleh masyarakat RT 05/ RW 02 Kelurahan Baamang Barat atau terkenal Komplek Wengga Metropolitan menggelar kegiatan perlombaan dalam rangkaian 17 Agustus.

Rangkaian perlombaan dimulai sejak 20-24. Agustus 2023 di lapangan bola volly Wengga Metropolitan. Malam puncak dan pembagian hadiah akan digelar pada Sabtu,26 Agustus 2023.

Wengga Metropolitan
Foto : Lomba menghafal Pancasila untuk anak-anak (Kharisma)

Zubiliyanto, Ketua RT 05 Wengga Metropolitan menyebutkan kegiatan ini digelar untuk menghibur dan merajut silaturahmi masyarakat. Kekompakan sangat terlihat dari kerjasama panitia yang terdiri dari masyarakat setempat.

Baca Juga :

Bandara H Asan Sampit : Bermain Layang-layang di Bandara Bisa Didenda Rp1 Miliar

“Sudah cukup lama belum mengadakan agenda ini, karena biasanya digelar saat 17 Agustus saja. Jadi, kami benar-benar merangkul dan bergotong royong bersama panitia untuk menyukseskan kegiatan perlombaan kampung ini. Banyaknya penduduk baru, perlombaan ini dibuat sebagai sarana menyatukan kekompakan, keharmonisan warga perumahan Wengga Metropolitan,” ujar Zubil saat diwawancarai MentayaNet.com pada Senin, 21 Agustus 2023.

BACA JUGA :  Menyayat Hati! Pembuangan Bayi di Sungai Mentaya Sampit Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Ramainya peminat lomba tak hanya dari anak-anak semata. Remaja dan dewasa juga turut berpartisipasi untuk menyemarakkan 17 Agustus. Lirikan mata dari peserta yang menggebu tak terelakkan untuk menjadi pemenang antar lomba kampung tersebut.

Wengga Metropolitan
Foto : Lomba memakan kerupuk yang diikuti oleh anak-anak (Kharisma)

Mama Icha, salah satu peserta dewasa yang turut meramaikan lomba. Ia sangat mengapresiasi dan turut senang dengan perlombaan yang anti mainstream atau monoton.

“Sempat bingung konsepnya, ternyata ide dari Bapak-bapak luar biasa. Sangat menghibur kami selaku ibu-ibu yang jarang keluar rumah. Apalagi banyak lombanya benar-benar menguji kesabaran dan membuat ketawa tak berhenti,” ucapnya.

Baca Juga :

Tarian Bakirik dari Kecamatan Baamang Berhasil Hipnotis Penonton

Lomba anak-anak terdiri dari, balap sendok kelereng, memasukkan paku, pengapalan Pancasila dan makan kerupuk. Lomba Remaja terdiri dari, balap sendok kelereng, memasukkan paku, sorong bola, makan kerupuk, cerdas cermat dan balap karung. Sedangkan lomba kategori Dewasa sama dengan remaja. Hanya saja tak ada lomba cerdas cermat.

BACA JUGA :  Kebakaran Hebat, Satu Rumah Kosong di Bagandung Samuda Kotim Habis Dilalap Jago Merah

Zubil menambahkan, keakraban sangat terlihat saat masyarakat hadir dan menyaksikan anak-anak yang bersemangat untuk ikut andil dalam perlombaan.

Wengga Metropolitan
Foto : Begitu ekspresif wajah peserta lomba makan kerupuk yang diikuti anak-anak (Kharisma)

“Terima kasih kepada masyarakat RT 05 yang sudah memberikan kontribusi untuk kampung kecil kita ini. Merekatkan silaturahmi dan kebersamaan, semuanya bisa berjalan dengan baik. Harapnya keakraban ini terus terjalin,” tambahnya.

Ia mengharapkan agar seluruh masyarakat RT 05/ RW 02 dapat hadir dan menyemarakkan malam puncak dengan suka cita.

1135x1600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page