banner 120x600

MTQ Kabupaten Kotim Kian Dekat, Akses Jalan Kelurahan Belum Diperbaiki

DPRD Kotim geram agenda keagamaan kian dekat, namun akses jalan belum ada perbaikan signifikan

Kotim
Foto : Anggota DPRD Kotim, Hendra Sia saat meninjau lokasi desa Parenggean beberapa waktu lalu (Ist)

Hendra Sia, Anggota Komisi I DPRD Kotim geram dengan badan eksekutif yang dinilai tidak ada realisasi pada akses jalan utama di Kelurahan Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Komisi I DPRD Kotim menyoroti akses jalan Kelurahan Parenggean yang sejauh 2KM rusak parah tanpa ada sentuhan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur hingga sampai saat ini.

“Kawasan di kelurahan Parenggean memang sudah sangat perlu perbaikan infrastruktur jalan yang sudah tak layak dilintasi. Jalan ini rusak akibat banjir yang melanda berapa tahun lalu, sehingga banyaknya kendaraan bernotase berat melintas juga menjadi penyebab rusaknya jalan,” ucap Hendra Sia kepada MentayaNet.com pada Senin, 17 Juli 2023.

Baca Juga :

Panas! Eksekutif Layaknya Dongeng Paluy di Kacamata DPRD Kotim

Kondisi jalan itu menjadi fokus utamanya dikarenakan akan menjadi jalan poros memasuki lokasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2023.

BACA JUGA :  DPRD Kotim : Tak Jamin Keselamatan Penumpang, Angkutan Darat Ilegal Harus Ditertibkan !

Ia menjelaskan, sejak tahun 2022 dirinya telah menyampaikan kepada Pemerintah Daerah untuk dapat segera ditindaklanjuti. Diketahui, anggaran yang akan digunakan melalui BTT. Namun, informasi saat ini BTT sedang alami hambatan.

“Sampai saat ini tadi digelarnya agenda Banggar, saya sampaikan lagi kepada BKAD Kabupaten Kotawaringin Timur yang mewakili Setda Kotim. Harapnya menjadi kepedulian dari Pemkab Kotim itu sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :

Akhirnya! DPRD Kotim Besok Gelar RDP Pungutan Liar PPDB Sekolah

Sementara itu, Hendra Sia yang merupakan dari daerah pemilihan (dapil) V kawasan Parenggean yang sangat menyayangkan sangat minim realisasi dari Pemerintah setempat. Ditambah, penerangan jalan umum (PJU) juga diperlukan di jalan poros tersebut.

BACA JUGA :  Optimalisasi Ketahanan Pangan Guna Kesejahteraan Masyarakat Kotim

“MTQ sudah dekat, tuan rumah pertama kalinya di kelurahan Parenggean. Harusnya dioptimalkan sebaik mungkin. Anak – anak yang berpotensi akan hadir, masa mereka nanti harus kelelahan selama dijalan. Pentingnya pula komunikasi badan eksekutif dan legislatif yang harus ditingkatkan,” pungkasnya.

1135x1600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: