banner 130x650

Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Untuk Segera Menyelesaikan Konflik Masyrakat Dengan PBS

KOTIM

Pihak Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) meminta / mendorong agar pihak Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) untuk fokus dalam menangani permesalahan sengketa yang melibatkan warga masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS).

Seperti yang diungkapkan oleh anggota Komisi I M.Abadi, Jumat 10 Maret 2023. Menurutnya, kasus sengketa pada lahan antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit pada umumnya sampai sejauh ini masih menjadi konflik panjang yang minim menemukan solusi terbaik sehingga menjadi tidak selesai.

Baca Juga : 

DPRD Kotim Diminta Masyarakat Adakan RDPU Mengenai Pembatasan Retail Modern

“Banyak persoalan di dalam daerah ini yang harus kami dorong agar pemerintah daerah bisa segera menyelesaikannya secara bertahap, baik itu soal sengketa lahan masyarakat dengan PBS atau sampai pada persoalan tuntutan plasma 20 persen dari luar dan dalam HGU perusahaan itu sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kotim, Akan Panggil Manajemen PDAM

sengketa yang terus terjadi ini akibat tidak terlibatnya pemerintah kabupaten,  dalam pengawasan untuk izin yang diberikan, saat ini banyak permasalahan terjadi di sektor perkebunan kelapa sawit di Kotim. Berbagai masalah yang muncul seperti sengketa lahan, belum lengkapnya perizinan, hingga pada penanaman di luar hak guna usaha.

Disamping itu, dia juga menekankan, pentingnya menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan daerah supaya para investor merasa nyaman dan aman dalam menjalankan investasi di daerah ini.

BACA JUGA :  DPRD Kotim Tetap Jalani Tugas Dimasa Tahapan Pemilu Mulai Berjalan

“Kalau konflik masih terus terjadi maka kondisi kondusifitas daerah akan terganggu, dunia investasipun akan ikut terganggu, hal seperti ini justru akan merugikan daerah kita, untuk itu kami berharap agar berbagai bentuk sengketa atau konflik masyarakat dengan PBS ini bisa di selesaikan atau mendapat solusi yang tepat,” tutupnya.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca