banner 120x600

Wabup Seruyan Minta Pelaku Usaha Wujudkan 7 Sapta Pesona Pariwisata

Seruyan
Photo : Iswanti Darwan Ali - Wakil Iswanti Seruyan

Wakil Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah mengajak pengelola objek wisata dapat mewujudkan 7 sapta pesona pariwisata guna menarik minat kunjungan wisatawan ke daerah itu.

“Sangat penting tempat wisata menciptakan 7 sapta pesona yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan,” ujar Iswanti Darwan Ali pada Rabu, 23 November 2022.

Dia menjelaskan dengan ketujuh unsur sapta pesona harus dapat diciptakan agar dapat menimbulkan suasana indah dan mempesona, khususnya di tempat objek wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan nusantara dan mancanegara.

Baca Juga :

12 Desa di Seruyan Terima Bantuan Paket Konversi BBM ke BBG Untuk Nelayan

“Dengan kondisi suasana objek wisata yang menarik dan nyaman, wisatawan akan betah tinggal lebih lama, merasa puas atas kunjungannya serta akan memberikan kenangan indah dalam hidupnya, ” ujarnya.

Ia menuturkan dengan menerapkan Sapta Wisata yang terkait dengan dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam upaya untuk menciptakan lingkungan dan suasana kondusif yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata melalui perwujudan tujuh unsur tersebut.

Seruyan
Photo : Sapta Pesona
Melalui pelatihan tata kelola destinasi pariwisata melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Seruyan kedepannya dapat dilaksanakan. Hal ini bertujuan para peserta pelaku usaha wisata dapat memperoleh pengetahuan sebagai bekal membantu memasarkan berbagai objek wisata di daerah setempat.

Diakui Wabup, sektor pariwisata dan UMKM merupakan salah satu program unggulan pembangunan daerah di Kabupaten Seruyan sehingga dibutuhkan kerja sama yang baik antara pelaku usaha pariwisata dengan pemerintah.

Baca Juga :

Catat! Ini Jalan Dilarang Dilintasi CPO Lebih 8 Ton di Seruyan Per 1 Januari 2023

“Pengembangan sektor pariwisata di daerah juga bergantung faktor eksternal, salah satunya dukungan dari ketersediaan jasa penerbangan udara dan jasa transportasi laut,” tandasnya.

Ia berpesan agar semua kedepannya pelatihan tata kelola bisnis pemasaran pariwisata dapat digelar. Sebagaimana dirinya mengikuti kegiatan diluar daerah yang menjadi daya terap yang baik di Bumi Gawi Hatantiring, serta menerjunkan narasumber yang profesional di bidangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *