banner 130x650

Dayak Melawan! Ketua GDAN Ririn Binti Dirikan Posko Perang Narkoba di Puntun

Dayak

Warga Dayak menyatakan perang terhadap narkoba. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalteng merespons dengan mendirikan posko di Kelurahan Puntun, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Posko ini jadi garis depan perlawanan masyarakat Dayak menjaga generasi dari bahaya narkoba.

“Orang Dayak pantang menyerah. Kami dirikan posko ini sebagai benteng. Narkoba jangan coba masuk ke tanah Dayak,” tegas Ketua GDAN Kalteng, Sadagori Henock Binti, yang akrab disapa Ririn Binti.

Menurut Ririn Binti, Posko Puntun akan jadi pusat edukasi adat, sosialisasi bahaya narkoba, dan tempat warga melapor. GDAN menggandeng tokoh adat, pemuda, dan RT/RW untuk patroli budaya.

BACA JUGA :  Proyek Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahun anggaran 2018/2019 Diduga Banyak Masalah

Warga menyambut dengan semangat. Bagi mereka, melindungi anak cucu dari narkoba adalah harga mati.

“Kalau bukan kita yang jaga tanah Dayak, siapa lagi? Posko ini bukti Dayak tidak diam,” kata salah satu warga.

Ririn Binti menargetkan posko serupa berdiri di seluruh kampung Dayak se-Kalteng. Perang melawan narkoba dimulai dari Puntun.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA :  Polres Katingan Ringkus 3 Orang Karena Sabu, salah satunya Pengusaha Walet

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca