KUALA PEMBUANG – Pendapatan daerah Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mencapai Rp656,03 miliar hingga September 2026. Realisasi tersebut setara dengan 57,01 persen dari total anggaran pendapatan daerah yang ditetapkan dalam APBD 2026 sebesar Rp1.150,80 miliar.
Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang dihimpun Katadata Insight Center dan dipublikasikan Databoks, anggaran pendapatan daerah Kabupaten Seruyan tahun ini tercatat Rp1.150,80 miliar. Nilai tersebut turun 14,23 persen dibandingkan anggaran pendapatan daerah pada tahun sebelumnya.
Realisasi pendapatan sebesar Rp656,03 miliar tersebut merupakan akumulasi penerimaan selama periode Januari hingga September 2026. Dengan capaian 57,01 persen, masih terdapat sekitar 42,99 persen dari total anggaran pendapatan yang belum terealisasi hingga periode tersebut.
Jika dilihat berdasarkan sumber pendapatannya, komponen terbesar berasal dari Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang mencapai Rp578,21 miliar.
Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seruyan tercatat sebesar Rp54,05 miliar. Adapun komponen pendapatan lainnya mencapai Rp23,77 miliar.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa TKDD menjadi sumber terbesar dalam struktur pendapatan daerah Kabupaten Seruyan pada 2026. Nilainya jauh lebih besar dibandingkan PAD maupun pendapatan lainnya.
Secara keseluruhan, realisasi pendapatan hingga September 2026 telah mencapai lebih dari separuh target yang ditetapkan dalam APBD. Data ini memberikan gambaran mengenai perkembangan realisasi penerimaan daerah Kabupaten Seruyan sepanjang sembilan bulan pertama tahun anggaran 2026.
Data realisasi pendapatan daerah tersebut bersumber dari Katadata Insight Center berdasarkan data APBD 2026 dan dipublikasikan Databoks pada 1 September 2026.
Sumber: Katadata Insight Center/Databoks
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















