Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni akhirnya kembali ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah , Sabtu (18/10/2026).
Menhut tiba sekitar pukul 18.30 WIB dan langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lingkar Utara Sampit pada malam hari.
Begitu tiba, Raja Juli Antoni langsung bergerak ke lokasi kebakaran di Lingkar Utara Sampit, didampingi jajaran Forkopimda dan tim gabungan penanggulangan karhutla. Ia terlihat memakai masker dan rompi lapangan sambil berdialog dengan petugas di lokasi.
Yang hadir dalam peninjauan tersebut antara lain:
– Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
– Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinur
– Kasrem Kolonel Inf Victor
– Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Chandra
– Staf Ahli Menteri Kehutanan
– Kapolres Kotawaringin Timur
– Kapolsek Ketapang AKP Anis
– Jajaran TNI, Polri, BPBD, dan tim gabungan penanggulangan karhutla
“Kalimantan kita memang sedang tidak baik-baik saja. Tantangan kita masih besar karena prediksi dari BMKG bahwa hujan alami di Kalimantan Tengah baru akan ada di November,” ujar Raja Juli Antoni.

Menhut menyebut kondisi ini sebagai “dosa” bersama yang harus diakui dan ditangani serius, karena karhutla tidak hanya merusak hutan, tetapi juga mengganggu kesehatan dan ekonomi masyarakat.
MDMC Usulkan Penom 200 dan Bios 44
Dalam kunjungan tersebut, MDMC Kotim mengusulkan dua teknologi tepat guna untuk program penanganan karhutla Kemenhut:
– Penom 200: Kimia cair yang dapat mematikan api seketika, dapat diterapkan untuk kebakaran bangunan dan lokasi gambut yang berulang terbakar.
– Bios 44: Zat kimia alami yang dapat mengubah tanah gambut menjadi mineral sehingga tidak terjadi lagi karhutla di tahun-tahun depan di tempat yang sama, serta menyuburkan tanah. Bios 44 merupakan temuan Korem Batu Jajar Sumsel yang dikembangkan Kodim dan Korem, yang saat ini programnya terhenti.
MDMC berharap Kemenhut menghidupkan kembali program Bios 44 dan mendorong penggunaan Penom 200 secara luas di Kalimantan Tengah.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















