banner 130x650

Bukti Nyata Komisi I DPRD Kotim, Pengerjaan Jalan 500 Meter Resmi Dimulai

DPRD kotim
Foto : Pembukaan akses jalan oleh PBS setempat yang berkolaborasi antar DPRD Kotim

Kesepakatan perbaikan dan penimbunan ruas jalan kabupaten menuju Kantor Camat di Desa Merah hingga Desa Luwuk Sampun, Kecamatan Tualan Hulu, mulai direalisasikan di lapangan.

Sejumlah alat berat telah bergerak melakukan pembukaan badan jalan serta penimbunan awal material tanah pada ruas sepanjang kurang lebih 500 meter dengan lebar sekitar 8 meter dan tinggi timbunan 1,5 meter, sebagaimana tertuang dalam berita acara hasil reses yang digelar Rabu, 11 Februari 2026.

Dalam dokumen kesepakatan tersebut, Kepala Desa Merah, Harmes, ditunjuk sebagai ketua panitia pelaksana. Perbaikan jalan turut didukung kolaborasi sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

Sebagai informasi diketahui di antaranya PT HSL yang menyiapkan dua unit truk puso lengkap dengan BBM, PT KMB dengan dua unit dump truck beserta BBM, serta PT BHL bersama ADS yang menyediakan satu unit TLB berikut BBM.

DPRD kotim
Foto : Kegiatan cek lapangan pertama kali oleh Ketua DPRD dan Anggota Komisi 1 DPRD Kotim

Dukungan alat berat lainnya berasal dari PT SISK berupa satu unit vibro pemadat tanah, PT SSP dengan satu unit ekskavator mini, serta PT HAL yang menurunkan satu unit eksa loading untuk operasional selama tujuh hari kerja.

BACA JUGA :  Tidak Ada Lagi Proyek Multiyears Tahun 2022, Apa Alasannya ?

Sementara itu, penyediaan gorong-gorong HDPE masing-masing satu titik sepanjang 10 meter disiapkan oleh PT TASK I, PT BUM, dan PT Uni Primacom. Dukungan konsumsi kegiatan sebesar Rp5 juta juga disiapkan dari perwakilan daerah pemilihan V unsur legislatif di DPRD Kotawaringin Timur.

Anggota Komisi I DPRD Kotim, Muhammad Abadi, menegaskan bahwa mulai bergeraknya alat berat di lokasi menjadi bukti nyata bahwa hasil reses benar-benar ditindaklanjuti menjadi pekerjaan fisik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kesepakatan ini tidak boleh berhenti di atas kertas. Ketika alat berat sudah bekerja dan jalan mulai dibuka, itu berarti aspirasi warga benar-benar diperjuangkan. Jalan ini sangat penting bagi mobilitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat pedalaman,” ujarnya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi I DPRD Kotim, Hendra Asia, menilai kolaborasi antara pemerintah desa, perusahaan, dan legislatif merupakan kunci percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil.

Ia menekankan bahwa keterlibatan banyak pihak menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

BACA JUGA :  DPRD Kotim Harap Pemkab Bisa Beri Solusi Bakar Lahan Liar di Kotim
DPRD kotim
Foto : Rapat reses komisi 1 DPRD Kotim di Desa Tualan Hulu

“Ketika semua unsur bergerak bersama, pembangunan bisa lebih cepat dirasakan warga. Ini menjadi contoh nyata bahwa aspirasi masyarakat pedalaman mendapat perhatian serius dan diwujudkan melalui kerja konkret di lapangan,” katanya.

Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan mulai Senin, 16 Februari 2026, dengan jaminan keamanan dari dua desa setempat yang dikoordinasikan unsur Polsubsektor dan Danposramil Kecamatan Tualan Hulu.

Material kuari penimbunan disiapkan oleh Desa Luwuk Sampun dan Desa Merah sebagai sumber utama pekerjaan pembukaan akses jalan tersebut.

Realisasi pembukaan akses jalan ini dipandang sebagai bukti konkret peran pengawasan dan perjuangan Komisi I DPRD Kotim dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam hal ini khususnya infrastruktur jalan di wilayah pedalaman, tidak sekadar menjadi wacana, tetapi benar-benar terwujud melalui kerja bersama lintas sektor demi meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga Kabupaten Kotawaringin Timur.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca