banner 130x650

Komisi III DPRD Kotim Serukan Perang Melawan Narkoba dan Pergaulan Bebas di Sekolah

DPRD kotim
Foto : Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim bersama Para guru SMK Negeri 4 Sampit (ist)

SAMPIT – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah, menegaskan tidak ada toleransi bagi peserta didik yang terlibat dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan. Penegasan tersebut disampaikannya saat menjadi pembina upacara bendera di SMK Negeri 4 Sampit, Senin (3/8/2026).

Di hadapan ratusan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan, Riskon mengingatkan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dipersiapkan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Menurutnya, masa sekolah merupakan periode penting dalam membentuk karakter, sehingga setiap pelajar harus mampu menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi peserta didik yang terlibat pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun perbuatan yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan. Masa depan kalian terlalu berharga untuk dihancurkan oleh hal-hal seperti itu,” tegas Riskon.

DPRD Kotim
Foto : Riskon Fabiansyah saat kunjungan kerja di SMK Negeri 4 Sampit

Ia mengatakan, persoalan kenakalan remaja di Kabupaten Kotawaringin Timur harus menjadi perhatian bersama. Berbagai persoalan yang melibatkan remaja, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, tawuran, konsumsi minuman keras, hingga tindak kriminal yang melibatkan anak di bawah umur menjadi tantangan yang tidak bisa dianggap sepele.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan mudahnya akses media sosial memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga membuka peluang masuknya berbagai pengaruh negatif apabila tidak disertai pengawasan dari orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Riskon juga menyoroti masih adanya persoalan kehamilan pada usia sekolah yang berdampak terhadap keberlangsungan pendidikan peserta didik.

BACA JUGA :  DPRD Kotim Inginkan Pemerintah Bijak Jaga Lahan Pertanian

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alarm bagi seluruh pihak agar semakin memperkuat pendidikan karakter, pengawasan, serta pembinaan terhadap generasi muda.

“Jangan sampai anak-anak kita kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan karena salah memilih pergaulan. Masa depan kalian masih panjang. Fokuslah belajar, raih prestasi, hormati orang tua dan guru, karena itulah bekal untuk meraih cita-cita,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Dampaknya bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, hubungan keluarga, hingga berujung pada proses hukum.

“Kalau sudah terjerumus narkoba, konsekuensinya sangat berat. Bukan hanya merusak diri sendiri dan keluarga, tetapi juga berhadapan dengan hukum. Jangan pernah mencoba, apalagi sampai menjadi pengguna atau pengedar,” katanya.

Riskon menilai upaya mencegah kenakalan remaja tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Dibutuhkan sinergi antara keluarga, pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat agar mampu menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

Ia pun mengajak seluruh peserta didik untuk berani menolak narkoba, menjauhi pergaulan yang membawa pengaruh negatif, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif, seperti belajar, berorganisasi, olahraga, kegiatan keagamaan, maupun berbagai aktivitas yang mampu mengembangkan potensi diri.

“Prestasi jauh lebih membanggakan daripada sensasi sesaat. Saya ingin anak-anak Kotawaringin Timur dikenal karena prestasi dan akhlaknya, bukan karena kasus-kasus kenakalan remaja yang mencoreng nama keluarga maupun daerah,” pungkasnya.

BACA JUGA :  DPRD Kotim Sindir Lemahnya SDM Lokal di Tengah Tingginya Pengangguran!

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMK Negeri 4 Sampit, Rusli Haryanti, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menyampaikan bahwa sekolah memiliki komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun perilaku menyimpang.

DPRD Kotim
Foto : Riskon Fabiansyah, SH bertugas sebagai Pembina Upacara di SMK Negeri 4 Sampit (ist)

Sebagai bentuk pencegahan, SMK Negeri 4 Sampit secara rutin bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kotawaringin Timur melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, penyuluhan, hingga pemeriksaan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

“SMK Negeri 4 Sampit secara rutin bekerja sama dengan BNN Kabupaten Kotawaringin Timur dalam melaksanakan edukasi maupun pemeriksaan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah,” jelas pihak manajemen sekolah.

Selain menjalin kerja sama dengan BNN, sekolah juga terus memperkuat pendidikan karakter, pembinaan peserta didik, layanan bimbingan dan konseling, serta meningkatkan komunikasi dengan orang tua agar setiap potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

Pihak sekolah menegaskan bahwa apabila terdapat peserta didik yang terindikasi menggunakan narkoba, penanganan akan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan aspek pembinaan serta penyelamatan masa depan peserta didik.

“Apabila terdapat peserta didik yang terindikasi menggunakan narkoba, maka yang bersangkutan wajib mengikuti proses rehabilitasi sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Langkah ini merupakan bagian dari pembinaan sekaligus upaya penyelamatan masa depan peserta didik,” tegasnya.

SMK Negeri 4 Sampit juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BNN, aparat penegak hukum, orang tua, komite sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, kondusif, dan berkarakter.

BACA JUGA :  30 Desa di Kotim Belum Teraliri Listrik, DPRD Dorong Percepatan PLN

Melalui kolaborasi tersebut, sekolah berharap dapat mencetak lulusan yang berintegritas, berdaya saing, serta terbebas dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan berbagai bentuk kenakalan remaja.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca