Pelaku utama pembunuh anggota Polda Kalteng tewas setelah melakukan perlawan di Dusun Keramat, Desa Pantar, Kecamatan Mentangai, Kabupaten Kapuas pada Sabtu, 17 Desember 2022 sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat tim gabungan Resmob Polresta Palangka Raya bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Jatanras tiba di lokasi persembunyian pelaku, yang merupakan pembunuh anggota Polda Kalteng beberapa lalu.
Pelaku berinisial T melawan dengan menggunakan sajam jenis celurit hingga akhirnya anggota mengambil langkah tegas terukur yang kemudian mengakibatkan pelaku tewas di tempat.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa mengatakan, pelaku utama pembunuhan itu tewas lantaran melawan saat akan diamankan petugas di pondok persembunyiannya.
“Saat akan ditangkap, pelaku melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Karena membahayakan dan berusaha kabur, akhirnya petugas melakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan pelaku tewas akibat terkena timah panas di bagian dada sebelah kiri,” ucap Budi Santosa saat Konferensi Pers.
Dari penangkapan tersebut, pihak kepolisian mengamankan beberapa barang bukti seperti 1 buah senjata jenis air sofgun beserta 1 kotak peluru dan 1 buah sajam jenis celurit yang digunakan pelaku untuk melawan petuas.
Baca Juga :
Polisi Tewas Mengenaskan di Kampung Narkoba PalangkaRaya, 6 Tersangka Jadi Buronan !
“Pelaku sempat mengancam petugas dengan celurit dan menyabetkan ke salah satu anggota hingga jaket salah satu petugas robek. Kemudian loncat dari gubuk tempatnya bersembunyi untuk melarikan diri,” tukasnya.
Sebelumnya atau sejak dua pekan terakhir, dia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pelaku sempat berpindah pindah tempat untuk bersembunyi, bahkan melarikan diri ke Kalimantan Selatan hingga akhirnya ditemukan di wilayah Kabupaten Kapuas.
Motif pembunuhan terungkap
Polisi akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan sadis terhadap anggota Polda Kalteng yang tewas di wilayah Kompleks Puntun Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya beberapa hari lalu.
Baca Juga :
Ngeri! Pembunuh Losmen Nurwanti Pernah Residivis Pembunuhan diKaltim
“Motifnya cekcok mulut, karena korban meminta uang dan sabu-sabu di kompleks Puntun,” kata Kapolresta Palangka Raya Kombes Budi Santosa saat menggelar press release pengungkapan penambahan 2 pelaku baru pembunuhan anggota Polda Kalteng pada Selasa, 16 Desember 2022.
Aipda Andre Wibisono anggota Polda Kalteng yang bertugas di Biddokkes Polda setempat dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit.
Diketahui usai dianiaya beberapa orang di wilayah Puntun dengan sejumlah luka sayatan di tubuhnya dan tembakan menggunakan air softgun.
“Hasil visum dan otopsi, ada 2 proyektil yang bersarang di leher dan telinga kanan. Kemudian ada pukulan benda tumpul di bagian kepala kanan belakang. Itu yang menyebabkan korban meninggal dunia. Pelaku juga mengetahui jika korban adalah anggota polisi,” terang Budi didampingi Wakapolresta Palangka Raya AKBP Andiyatna dan Kasatreskrim, Kompol Ronny M Nababan.
Baca Juga :
Seram! Seorang Wanita Rela Bunuh Diri di Jembatan Bajarum, Simak Kronologinya
Peristiwa itu bermula kata Budi, korban sendiri datang ke lokasi Puntun kemudian meminta uang dan sabu. Dari sana uang dikasih, namun terjadi cekcok mulut.
Korban berjalan ke pos satu hingga dua, masih terjadi cekcok adu mulut. Kemudian, ada 1 pelaku menghampiri dan terjadi perkelahian menggunakan senjata tajam.
“Melihat temannya berkelahi, pelaku lain membantu. Dan korban melarikan diri ke air. Di sana terjadi pemukulan, penganiayaan menggunakan kayu, palu serta terjadinya tembakan menggunakan air softgun sebanyak 5 kali. Proyektil yang bersarang ada 2. Dan korban oleh warga diangkat dan dibawa ke Rumah Sakit dan meninggal dalam perjalanan,” beber Kapolresta.
Untuk sementara, pelaku pembunuhan yang telah diamankan sebanyak 8 orang. Enam orang telah ditetapkan tersangka. Dan 2 orang lainnya masih dilakukan penyidikan secara intensif.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Respon (3)
Komentar ditutup.