banner 130x650

Perkirakan Terjadi Inflasi di Bulan Ramadhan, Ini Langkah Strategis Pemkab Kotim Mengatasinya

ramadhan

Inflasi atau kenaikan harga kebutuhan pokok diperkirakan bakal kembali terjadi saat Ramadhan mendatang. Sebab itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan langkah strategi untuk mengatasinya. Salah satunya dengan mengadakan pasar penyeimbang.

“Ini dalam rangka pembagian operasi pasar, untuk itu pasar murah atau pasar penyeimbang pada saat bulan Ramadhan nanti akan kita gelar,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kotim Zulhaidir, pada Jumat 10 Februari 2023.

Baca Juga : 

Pemerintah Kalteng Menggelar Operasi Pasar Penyeimbang Untuk Masyarakat Sampit

Dikatakan Zulhaidir, operasi pasar penyeimbang pada saat ini sudah mulai rutin dilaksanakan kembali. Baik yang digelar Pemkab Kotim maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Apalagi di saat menjelang bulan suci Ramadhan pada bulan depan. la memperkirakan inflasi akan meningkat pada bulan tersebut.

BACA JUGA :  Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas BPD 5 Desa Mentaya Hilir Utara Kotim

“Biasanya kami rutin dalam pelaksanaan pasar murah ini, Apalagi menghadapi bulan suci Ramadhan nanti bulan depan. Dan inflasi pasti akan meningkat,”katanya.

Sebab menurutnya, secara psikologis pada bulan suci Ramadhan, masyarakat akan meningkatkan aktivitas belanja atau pembeliannya.

ramadhan
Photo : Ilustrasi Pasar Ramadhan

“Makanya, harga-harga saat ini mulai kita pantau sudah mengalami peningkatan secara perlahan,”imbuhnya.

Maka dari itu, pemerintah daerah berupaya membendung inflasi tersebut dengan operasi pasar penyeimbang. Adapun, kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat Kotim pada operasi pasar penyeimbang tersebut dikemas dalam bentuk paket dengan menggunakan sistem kupon.

BACA JUGA :  Dinkes Kotim Beberkan Perkembangan Terbaru dari Kasus Keracunan Massal Kue Ipau

“Ada pun paket sembako yang sering kita jual yakni ada beras, ada minyak goreng, ada gula dan susu yang harga pada umumnya Rp 150 ribu menjadi Rp 50 ribu,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca