banner 130x650

Satu Lagi Pelaku Penyerangan Satresnarkoba Katingan Ditangkap, Polisi Terus Kejar Pelaku Lain

Pelaku dikejar Polisi

Tim Polres Katingan, Polda Kalteng dan Bareskrim Mabes Polri terus melakukan pengejaran komplotan penyerang anggota Satresnarkoba Polres Katingan semakin menguat.

Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan berhasil mengamankan satu lagi terduga pelaku berinisial R yang diduga terlibat langsung dalam insiden berdarah di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Penangkapan R menjadi sinyal tegas bahwa kepolisian tidak akan berhenti sebelum seluruh aktor di balik tragedi yang menewaskan personel Polri tersebut diproses hukum.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut. Saat ini R tengah menjalani pemeriksaan intensif di bawah penjagaan ketat.

Menurut Dodik, keterangan dari R menjadi kunci penting untuk memetakan struktur dan peran pelaku lain yang masih buron.

“Kami sudah mengamankan inisial R. Saat ini penyidik sedang mendalami perannya secara detail untuk memetakan keterlibatan pihak lain. Kami tidak akan melangkah mundur. Pengembangan kasus terus dilakukan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil kami seret ke muka hukum,” tegas Dodik saat dikonfirmasi, Sabtu, (4/7/2026) petang.

BACA JUGA :  Jasad Bripda Nopandri Ditemukan, Satu Personel Katingan Masih Hilang

Insiden yang memicu duka mendalam bagi institusi Polri itu terjadi pada Kamis dini hari, (2/7/2026).

Saat itu tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penegakan hukum terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei. Namun operasi berbalik mencekam saat petugas diserang secara membabi buta menggunakan senjata tajam oleh keluarga pelaku dan massa.

Tragedi ini merenggut nyawa Aipda Yudhi Perdana Putra yang gugur di lokasi kejadian.

Sementara Bripda Nopandri Ramadhana yang sempat dinyatakan hilang, telah ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan.

BACA JUGA :  Wakil Ketua II DPRD Kotim Mulai Buka Suara dengan Nada Terukur dan Hati-Hati 

Hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran intensif untuk mencari Aiptu Sumaryanto yang belum diketahui keberadaannya.

Polda Kalteng dan Bareskrim Polri sebelumnya telah menyatakan komitmen back up penuh untuk pengungkapan tuntas jaringan narkoba dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri di wilayah tersebut.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca