banner 130x650

Mengapa Ririen Binti, “Nekat” Menerima Amanah Sebagai Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba?

Ririen Binti: Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan ( Filipi 1 : 21 )

Foto : Ririen Binti, Ketua Umum Gerakan Dayak Anti Narkoba.

Tidak bisa dipungkiri, peredaran narkoba, terutama jenis sabu-sabu dan pil zenith di Kalimantan Tengah sudah sangat-sangat mengkhawatirkan, bahkan sudah merambah daerah pedalaman Bumi Tambun Bungai. 

Bahkan di Kota Palangka Raya, tepatnya di daerah Ponton, “ Ada Pasar Narkoba “ yang walaupun sudah sering digerebek aparat hukum, namun, sampai berita ini disusun masih beroperasi.

Masifnya peredaran barang haram ini sudah sangat merusak banyak anak bangsa, terutama masyarakat Dayak, yang merupakan penduduk asli Pulau Borneo.

Gerakan Dayak anti Narkoba ( GDAN ), yang tentunya didukung Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dan Institusi Hukum, serta masyarakat Kalteng, bertekad untuk memerangi narkoba, sehingga tidak menjadi momok yang semakin merusak anak bangsa.

Kepada Wartawan, Minggu ( 11/01-2026 ) Sadagori Henoch Binti, yang akrab disapa Ririen Binti, salah satu tokoh masyarakat Dayak yang sudah tidak bisa dibilang muda, karena sudah memasuki usia 60 tahun, mengatakan, ia “ Nekat “ menerima amanah sebagai Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba ( GDAN ), karena peredaran narkoba sudah sangat merusak berbagai tatanan kehidupan masyarakat Dayak, dan masyarakat lainnya yang hidup di Bumi Tambun Bungai.

“Narkoba sudah sangat merusak tatanan moral, budaya, adat istidat, hingga merusak tatanan iman masyarakat Dayak, serta masyarakat lainnya yang hidup di Tanah Dayak. Apabila tidak diperangi mulai sekarang, maka barang haram ini akan menghancurkan sehancurnya-hancurnya masyarakat Dayak dan masyarakat yang tinggal di Bumi Tambun Bungai ini ,” ucap  Ririen Binti.

BACA JUGA :  Gubernur Kalteng dan Ketua TP PKK Sambut Kedatangan Wakil Presiden RI

Ririen Binti, yang juga seorang Penginjil, atau Evangelis dari Gereja Kalimantan Evangelis ( GKE ), meyakini , keberadaanya sebagai ketua GDAN, adalah bagian dari pelayanan untuk memuliakan Tuhan Yesus. Karena keberadaan GDAN tidak hanya memerangi narkoba dengan cara melawan peredarannya, namun melalui GDAN, juga dilakukan sosialisasi anti narkoba, hingga pelayanan rohani berbagai agama, seraya menyerukan pertobatan bagi pelindung, bandar, pengedar hingga pengguna narkoba.

“Bagi saya, GDAN adalah bagian dari ibadah untuk memuliakan Nama Tuhan Yesus, karena melaluinya, kami memerangi narkoba serta menyerukan pertobatan bagi banyak orang yang terlibat dalam peredarannya maupun bagi pengguna,” jelas Ririen Binti.

Riren Binti, yang pernah menjadi pecandu berat narkoba, namun sejak tahun 2007 ( sudah 19 tahun ) bertobat sebagai pengguna narkoba, menambahkan, ia sangat memahami kuatnya daya rusak narkoba, karena itu, ia rela mendedikasikan diri, demi meminimalkan masyarakat Dayak dan masyarakat yang tinggal di tanah Dayak hancur karena barang haram tersebut.

BACA JUGA :  SHD27 Resmi Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Gubernur Kalteng di Partai PDI Perjuangan

“Daya rusak narkoba sangat dasyat, karena itu saya pasang badan untuk meminimalkan masyarakat Dayak dan masyarakat yang tinggal di tanah Dayak hancur karena narkoba,” tukas Ririen Binti.

Ririen Binti, yang juga Wartawan senior di Kalteng, Kembali menegaskan, semakin maraknya peredaran narkoba, tidak lepas, karena masih adanya oknum aparat hukum yang terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.

Melalui pemberitaan ini, saya mengingatkan, “para oknum aparat hukum yang terlibat dalam peredaran narkoba, untuk segera bertobat, karena tindakan yang kalian lakukan sangat merusak masyarakat Dayak, dan GDAN pasang badan untuk melawan kalian,” tegas Ririen Binti.

Menutup pernyataannya, Ririen Binti, mengutip Firman Tuhan dari Filipi 1 ayat 21, yang mengatakan: Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

“Sebelum saya menikmati keuntungan kekal, untuk hidup kekal bersama Tuhan Yesus di Rumah Bapa di Surga, maka sisa hidup ini, saya dedikasikan untuk menjadi berkat bagi banyak orang, seraya terus menegakkan keadilan dan kebenaran yang tentunya akan sangat menyenangkan hati Tuhan. Salah satu caranya, dengan melawan peredaran narkoba yang sangat menghancurkan kehidupan manusia ,” pungkas Ririen Binti.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca