banner 130x650

Wabup Kotim Pimpin Persiapan Kedatangan Menteri, Harapkan Solusi Permanen Karhutla 

Wabup Kotim

Wakil Bupati Kotawaringin Timur Hj. Irawati memimpin langsung persiapan menyambut kunjungan kerja Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni, ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dari tanggal 12 hingga 16, yang melintasi Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah dan akan berakhir di Kabupaten Kotawaringin Barat. Menteri dijadwalkan tiba malam ini dan langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) keesokan harinya.

Meski menyambut baik kedatangan Menteri, Wakil Bupati menyuarakan kekhawatiran terkait alokasi waktu yang sangat singkat. Untuk Kabupaten Kotim, waktu peninjauan lapangan hanya dialokasikan selama 1,5 jam.

“Alokasi 1,5 jam ini kami nilai tidak cukup untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi dan upaya penanganan Karhutla di lapangan,” ungkap Wakil Bupati saat memimpin rapat persiapan di Aula Pemda Kotim, Selasa (13/10/2026).

BACA JUGA :  Sekda Kotim Tegaskan Kepada ASN Agar Menjaga Netralitasnya Menjelang Pilkada

Karena itu, pihaknya telah mengajukan permintaan perpanjangan waktu melalui Daops Manggala Agni. Permintaan ini agar pemerintah daerah bisa menunjukkan kondisi riil di lapangan secara detail.

Pemkab Kotim telah menyiapkan dua opsi lokasi utama yang akan ditinjau. Pertama, lokasi Camba 1, di mana api dilaporkan belum sepenuhnya padam sejak proses pemadaman dimulai pukul 11.00 WIB kemarin. Kedua, beberapa titik rawan di Kecamatan Seranau yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut yang sangat luas dan memerlukan penanganan ekstra.

Selain dua lokasi tersebut, Pemkab juga berharap Menteri dapat meninjau Kecamatan Baamang dan Ketapang apabila waktu memungkinkan.

BACA JUGA :  Kecamatan Mentaya Hilir Utara Terima CSR PT GAP Dukung Tekan Permasalahan Stunting

Wakil Bupati berharap kunjungan kerja ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan dapat menghasilkan solusi penanganan Karhutla yang permanen dan jangka panjang untuk masyarakat Kotawaringin Timur.

“Kami ingin Bapak Menteri melihat langsung kondisi di lapangan, upaya pemadaman yang sudah dilakukan, serta titik-titik yang memang butuh perhatian khusus. Harapannya ada opsi solusi permanen,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca