banner 130x650

Persiapan Maksimal, Pj Sekda Kotim Kecewa Menhut Batal Tinjau Karhutla dan Tolak Disambut Pemda

Pemda Kotim

Kekecewaan dirasakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Persiapan penyambutan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni yang sudah dilakukan secara maksimal, berujung batalnya peninjauan lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Pj Sekda Kotim Diana Setiawan mengatakan, setelah menerima rundown resmi dari Kementerian Kehutanan, pihaknya langsung bergerak cepat menjadwalkan rapat persiapan dengan melibatkan semua unsur Forkopimda, instansi vertikal, dan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kotim.

“Kita persiapkan semuanya dari keamanan, lokasi kedatangan, dan sebagainya, sampai di mana beliau makan dan semuanya sudah dipersiapkan,” ujar Diana, Rabu (14/10/2026).

Menurut Diana, protokol Menteri dan protokoler Pemda Kotim sudah berkomunikasi. Persiapan telah dilakukan dan Pemda hanya menunggu informasi hingga Selasa sore kemarin. Bahkan untuk jamuan makan malam Menhut juga sudah disiapkan, namun di tengah jalan ada perubahan tempat makan dari yang semula dijadwalkan di RM Phonik menjadi di RM Pondok Jelawat.

BACA JUGA :  Dinkes Kotim Telah Mengerahkan Posko Keliling Untuk Korban Banjir

Kejanggalan mulai terasa saat penyambutan di Hotel Aquarius Sampit. Diana mengaku ada komunikasi lewat pesan WhatsApp dari pihak kementerian yang meminta agar kedatangan Menteri tidak usah diterima dan tidak usah disambut.

“Alasan mereka Menhut dalam keadaan capek, beliau langsung istirahat dan saya sampaikanlah kepada Ibu Wabup,” ucapnya.

Padahal untuk peninjauan lapangan hari ini, Pemkab Kotim sudah menyiapkan segalanya. Lokasi yang akan ditinjau di kawasan Camba 1 dan Kecamatan Seranau sudah disiapkan, keamanan sudah dikoordinasikan dengan teman-teman Forkopimda dan sudah disterilkan.

“Lokasi sudah disiapkan dan keamanan sudah disterilkan, akan tetapi sekitar jam 10 malam dapat informasi bahwa beliau batal melakukan kunjungan ke lapangan,” jelasnya.

Pj Sekda juga sangat menyesalkan dan mengaku sedikit kecewa karena Pemerintah Daerah Kotim tidak bisa berkomunikasi langsung, baik melalui protokol atau ajudan Menteri maupun dengan Menteri sendiri.

BACA JUGA :  Update Status Tanggap Darurat, Pemkab Kotim Turunkan Status Menjadi Pemulihan Bencana Banjir

“Pemda Kotim sudah berusaha untuk melakukan sambutan kepada Menhut dari persiapan dan penyambutan maksimal, akan tetapi beliau batal melakukan peninjauan Karhutla di Kotim dan langsung menuju Pangkalan Bun pagi ini,” tegasnya.

Diana menambahkan, hingga saat ini Pemkab Kotim belum mendapat informasi apakah Menhut RI akan kembali lagi ke Sampit untuk meninjau Karhutla.

“Sampai saat ini kami belum mendapat informasi, apakah Menhut akan kembali ke Sampit untuk meninjau Karhutla,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca