Bagi warga yang biasa melintas di Jalan Tjilik Riwut ujung Bandara H Asan Sampit, siap-siap ganti rute. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan akan melakukan uji coba penutupan ruas jalan tersebut mulai November 2026.
Penutupan ini bukan tanpa alasan. Jalan yang berada tepat di ujung landasan pacu (runway) tersebut harus ditutup seiring proyek strategis nasional pengembangan Bandara H Asan Sampit, yakni perpanjangan runway dan pembangunan pagar Runway End Safety Area (RESA) di sisi barat.
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah menjelaskan, penutupan akan dilakukan setelah seluruh pekerjaan pemagaran RESA rampung.
“Jadi itu sebenarnya adalah proyek dari pusat untuk perpanjangan runway Bandara H Asan dan sekarang di 2026 ini ada pemagaran untuk RESA-nya yang di sebelah barat. Otomatis jalan itu akan kita tutup nantinya setelah selesai semua pekerjaan pemagaran,” tegas Raihansyah, Sabtu (3/10/2026).
Menurutnya, Dishub sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan berkoordinasi intens dengan pengelola Bandara H Asan.
Dialihkan Lewat Jalan Jaksa Agung
Sebagai skema awal pengalihan arus, kendaraan dari arah Palangka Raya menuju Sampit maupun sebaliknya akan diarahkan melintasi Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang terhubung ke Jalan Lingkar Utara Sampit.
Namun diakui, rute tersebut membuat jarak tempuh menjadi lebih jauh dan kurang efisien.
Karena itu, Pemkab Kotim tengah menyiapkan solusi jangka panjang dengan mengkaji pembangunan jalur baru di sekitar kawasan bandara untuk memangkas jarak.
“Selain nanti memutar lewat Jalan Jaksa itu, kami mencoba untuk mengefisiensikan jalur. Artinya membuat jalur baru di sekitaran bandara itu,” ujarnya.
Saat ini jalur baru tersebut masih dalam tahap pengukuran lapangan, kajian teknis, studi kelayakan, Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), hingga perhitungan anggaran dan pembebasan lahan.
Dishub mengimbau masyarakat Sampit untuk mulai membiasakan diri menggunakan jalur alternatif tersebut menjelang penutupan resmi pada November mendatang.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















