Perselisihan antar sopir yang sempat terjadi di wilayah Bappanggang Raya wilayah Polsek Ketapang berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.
Berkat fasilitasi Polsek Ketapang, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang permasalahan.
Kapolsek Ketapang AKP Anis menyampaikan bahwa permasalahan di perkelahian terjadi karena kesalahpahaman antrian dan kelelahan saat bekerja.
” Kedua belah pihak sepakat berdamai, oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh sopir untuk mengutamakan kesabaran, saling menghargai, dan komunikasi yang baik di saat bekerja,” kata Kapolsek Ketapang, Anis.
“Kami bersyukur kedua pihak bisa saling memaafkan. Jalanan adalah tempat kita mencari nafkah bersama. Mari kita jaga persaudaraan sesama sopir,” ujarnya.
Dijelaskan oleh Anis, bahwa kedua ini merupakan bekerja di satu pekerjaan dan tempat yang dan bos yang sama.
” Jadi dengan adanya kesepakatan damai ini, diharapkan tidak ada lagi perselisihan serupa dan aktivitas pengangkutan di wilayah Bapanggang Raya Polsek Ketapang dapat berjalan lancar kembali,” pungkasnya.
Sementara itu, M Saleh Ketua DPD Forum Komunikasi Orang Banjar (Forkob) mengatakan perselisihan antar sopir di Bapanggang Raya berakhir damai dan sudah membuat kesepakatan perdamaian di Kapolsek Ketapang.
” Jadi kepada semua pihak untuk dapat mengetahui dimana kedua pihak sama-sama mengakui kekhilafan dan bersama-sama sepakat untuk berdamai,” ungkap Saleh.
Dijelaskan Saleh, keduanya merupakan satu pimpinan dan diselesaikan dengan baik oleh pimpinan perusahaannya.
“Jadi ini perselisihan yang sudah dapat diselesaikan oleh perusahaannya, dan didamaikan oleh Polsek Ketapang,” pungkasnya.
Sementara itu Humas Laung Kuning Banjar Kotim Jamaluddin mengatakan hal sama kedua sama-sama mengakui khilaf dan oleh ditengahi Polsek Ketapang.
” Jadi kedua belah pihak sudah berdamai dan dilakukan di Polsek Ketapang,” demikian Humas Laung Kuning Banjar Kotim.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















